SLEMAN - Sukses membawa PSS Sleman promosi ke kompetisi Super League musim 2026/2027, masa depan Kim Jeffrey Kurniawan di jajaran manajemen Super Elang Jawa masih menyisakan tanda tanya.
Pria yang merangkap jabatan sebagai manajer sekaligus pemain di kompetisi Championship musim 2025/2026 ini mengaku belum bisa mengambil keputusan terkait kelanjutan perannya di kursi manajerial untuk musim depan.
Seperti diketahui bersama, langkah senyap tapi pasti yang ditunjukkan Kim Jeffrey dalam menakhodai tim di kompetisi Championship musim 2025/2026 ini memang berbuah manis.
Baca Juga: Dishub Bantul Dorong Jukir Urus Perizinan Parkir Insidentil untuk Menghindari Parkir Liar
Target besar publik Bumi Sembada untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia berhasil dituntaskan dengan gemilang.
Namun, alih-alih langsung mengamankan posisinya untuk kembali menjadi manajer, gelandang naturalisasi kelahiran Jerman itu memilih untuk bersikap tenang.
""Belum sih, kalau itu (keputusan bertahan sebagai manajer) belum. Karena emang dari awal kami ingin fokus ke target utama kami (lolos Liga 1)," ungkapnya, Jumat (5/6).
Bukan tanpa alasan Kim Jeffrey berujar demikian. Sebab, menurutnya, penunjukannya sebagai manajer tim di musim kemarin itu pada awalnya memang bersifat darurat dan sementara demi mengawal misi krusial klub.
Oleh karena itu, baginya, urusan kepastian jabatan di jajaran manajemen bukanlah prioritas utama yang harus diperdebatkan saat ini.
Yang paling penting saat ini adalah PSS sudah bisa kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Jadi kami lihat saja ke depannya seperti apa. Itu belakangan dan itu mungkin bukan hal yang paling penting saat ini," tegasnya.
Maka dari itu, Kim meminta kepada seluruh pihak agar tetap bersabar menunggu keputusan dari manajemen.
Sebab, yang terpenting saat ini adalah merayakan keberhasilan tim sembari mulai menatap persaingan Super League yang dipastikan bakal jauh lebih sengit.
Baca Juga: Sembilan SD Negeri Bakal Digabung, Disdik Gunungkidul Pertimbangkan Kondisi Siswa dan Guru
PSS harus bergerak cepat melakukan evaluasi dan persiapan matang agar tidak sekadar numpang lewat di kasta tertinggi.
"Kalau aku bisa membantu di situ (manajer), aku akan membantu sebaik mungkin. Cuman pasti akan ada batasnya juga karena masih menjadi pemain. Jadi nanti kami mencari solusi yang terbaik untuk hal seperti itu," bebernya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun