SLEMAN - PSS Sleman mulai bergerak untuk menyongsong kompetisi Super League musim 2026/2027. Tim pelatih terus mengodok dan berburu amunisi baru untuk membangun skuad demi bisa bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Pelatih PSS Pieter Huistra mengaku tidak mau terburu-buru dalam mengambil keputusan terkait perekrutan pemain. Sebab, pelatih asal Belanda ini tengah memetakan situasi internal, terutama masa depan para penggawa lama yang sukses membawa Laskar Sembada kembali naik kasta.
Baca Juga: Ansyari Lubis Dipastikan Bertahan di PSS Sleman untuk Musim Depan
"Mari kami lihat bagaimana negosiasinya nanti. Beberapa pemain kontraknya habis, beberapa masih memiliki kontrak. Tapi sejauh ini kami belum berpikir terlalu jauh," bebernya, Minggu (31/5).
Bukan tanpa alasan Huistra mengatakan hal itu. Mantan pelatih Borneo FC ini mengaku sudah menyadari adanya tantangan di kompetisi kasta tertinggi musim depan di mana bakal jauh lebih berat.
Oleh karena itu, Huistra ingin pembangunan tim harus dirancang secara matang. Harapannya di musim 2026/2027 nanti PSS tidak hanya sekadar numpang lewat di Super League. "Kami harus mulai melihat dan bekerja. Kami harus membangun sesuatu yang bagus," lontarnya.
Tak hanya itu, Huistra juga berharap para pandemen PSS agar bersabar dalam menantikan perekrutan pemain kali ini. Sebab, tim pelatih sedang mengusahakan yang terbaik. "Kami ingin bisa membangun sesuatu yang bagus di Sleman," tegasnya. (ayu/laz)