MALANG - PSIM Jogja bersiap melakoni laga pamungkas kompetisi Super League musim 2025/2026 dengan bertandang ke markas Arema FC.
Duel penutup musim ini bakal tersaji di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (22/5) sore.
Laga ini menjadi penutup musim bagi kedua tim yang sama-sama ingin mengakhiri kompetisi dengan hasil positif.
Arema FC berambisi naik ke posisi delapan besar klasemen, sementara PSIM ingin membuktikan kapasitasnya sebagai tim papan tengah yang solid.
Meski kedua tim sudah dipastikan aman dari jerat jurang degradasi, laga ini diprediksi tetap berjalan sengit.
Laskar Mataram dan Singo Edan yang saat ini sama-sama mengoleksi 45 poin akan saling sikut demi gengsi memperebutkan posisi 10 besar di papan tengah klasemen akhir.
Akan tetapi, PSIM tetap wajib berhati-hati di laga pamungkas kali ini. Mengingat, dalam empat pertandingan tandang terakhir, Savio Sheva dan kawan-kawan tidak pernah merasakan kemenangan.
Tercatat, PSIM Jogja hanya meraih satu hasil seri. Sementara tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Pada pertandingan away terakhir, anak-anak Jogja tumbang 0-1 saat bertandang ke kandang Persib Bandung Gelora Bandung Lautan Api.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel mengaku tidak memperdulikan hasil minor yang didapat anak asuhnya di beberapa laga away terakhir.
Pelatih asal Belanda ini mengaku ingin mengakhiri musim ini dengan kemenangan. "Ini game terakhir kali, dan itu sangat penting bagi saya," tegasnya, Kamis (21/5).
Bukan tanpa alasan van Gastel menyatakan hal itu. Sebab, menurutnya, saat ini PSIM memiliki poin sama dengan Arema FC.
Apalagi dipertemukan sebelumnya, timnya berhasil meraih hasil imbang dengan tim kebanggaan warga Malang itu.
"Saya menginginkan kami finish di 10 besar. Dan kami akan mencoba untuk memenangkan pertandingan ini dan persiapannya bagus begitu," lontarnya.
Striker asing PSIM Deri Corfe mengatakan, secara persiapan tim sudah menjalani latihan yang sangat bagus. Sehingga dipastikan para pemain siap menghadapi Arema FC di laga pamungkas kali ini.
"Kami akan coba finish dengan hasil yang sebaik mungkin. Kami akan mencoba untuk finish di 10 besar dan besok kami akan mencoba performa yang semaksimal mungkin," cetusnya.
Baca Juga: Keren! Skor SPM Pendidikan Kota Jogja Peringkat Pertama se-Indonesia, Ini Kata Hasto Wardoyo
Sementara Pelatih Arema FC Marcos Santos juga menyatakan timnya ingin memenangkan laga terakhir kompetisi Super League musim 2025/2026 ini.
Pelatih asal Brasil ini memastikan anak asuhnya akan bermain habis-habisan di laga ini.
"Semoga kami bisa dapat tiga poin," cetusnya.
Baca Juga: Catat! Peringati Gempa Bantul 2006, Dispusip Hadirkan Pameran Arsip Kebencanaan, Ini Waktunya
Bek Arema FC Walisson Maia juga mengatakan, meski baginya melawan PSIM adalah pertandingan yang sulit, para pemain sudah berambisi memenangkan pertandingan.
"Kami ingin menang di laga terakhir ini," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun