Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bertandang ke Markas Arema FC, PSIM Jogja Ingin Finish di 10 Besar di Laga Pamungkas

Adib Lazwar Irkhami • Kamis, 21 Mei 2026 | 20:50 WIB
AREMA FC VS PSIM JOGJA
AREMA FC VS PSIM JOGJA

 

MALANG - PSIM Jogja bersiap melakoni laga pamungkas kompetisi Super League musim 2025/2026 dengan bertandang ke markas Arema FC.

 Duel penutup musim ini bakal tersaji di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (22/5) sore.

Laga ini menjadi penutup musim bagi kedua tim yang sama-sama ingin mengakhiri kompetisi dengan hasil positif. 

Baca Juga: Hanya Bawa 18 Pemain Kontra Bhayangkara FC, Marian Mihail Sebut Jadi Pengalaman Terburuk Sepanjang Karier

Arema FC berambisi naik ke posisi delapan besar klasemen, sementara PSIM ingin membuktikan kapasitasnya sebagai tim papan tengah yang solid. 

​Meski kedua tim sudah dipastikan aman dari jerat jurang degradasi, laga ini diprediksi tetap berjalan sengit. 

Laskar Mataram dan Singo Edan yang saat ini sama-sama mengoleksi 45 poin akan saling sikut demi gengsi memperebutkan posisi 10 besar di papan tengah klasemen akhir.

Baca Juga: Tak Butuh Waktu Lama untuk Adaptasi, Jop van der Avert Langsung Nyetel dengan Tim di PSIM Jogja Hanya Empat Bulan

Akan tetapi, PSIM tetap wajib berhati-hati di laga pamungkas kali ini. Mengingat, dalam empat pertandingan tandang terakhir, Savio Sheva dan kawan-kawan tidak pernah merasakan kemenangan.

Tercatat, PSIM Jogja hanya meraih satu hasil seri. Sementara tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Pada pertandingan away terakhir, anak-anak Jogja tumbang 0-1 saat bertandang ke kandang Persib Bandung Gelora Bandung Lautan Api.  

Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel mengaku tidak memperdulikan hasil minor yang didapat anak asuhnya di beberapa laga away terakhir. 

Pelatih asal Belanda ini mengaku ingin mengakhiri musim ini dengan kemenangan.  "Ini game terakhir kali, dan itu sangat penting bagi saya," tegasnya, Kamis (21/5).

Bukan tanpa alasan van Gastel menyatakan hal itu. Sebab, menurutnya, saat ini PSIM memiliki poin sama dengan Arema FC.

Apalagi dipertemukan sebelumnya, timnya berhasil meraih hasil imbang dengan tim kebanggaan warga Malang itu. 

Baca Juga: Gustavo Tocantins Tinggal Menunggu Keputusan Final Kontrak; Merasa Terhormat Jadi Bagian dari  Sejarah 50 Tahun PSS Sleman

"Saya menginginkan kami finish di 10 besar. Dan kami akan mencoba untuk memenangkan pertandingan ini dan persiapannya bagus begitu," lontarnya. 

Striker asing PSIM Deri Corfe mengatakan, secara persiapan tim sudah menjalani latihan yang sangat bagus. Sehingga dipastikan para pemain siap menghadapi Arema FC di laga pamungkas kali ini.

"Kami akan coba finish dengan hasil yang sebaik mungkin. Kami akan mencoba untuk finish di 10 besar dan besok kami akan mencoba performa yang semaksimal mungkin," cetusnya. 

Baca Juga: Keren! Skor SPM Pendidikan Kota Jogja Peringkat Pertama se-Indonesia, Ini Kata Hasto Wardoyo

Sementara Pelatih Arema FC Marcos Santos juga menyatakan timnya ingin memenangkan laga terakhir kompetisi Super League musim 2025/2026 ini.

Pelatih asal Brasil ini memastikan anak asuhnya akan bermain habis-habisan di laga ini. 

"Semoga kami bisa dapat tiga poin," cetusnya. 

Baca Juga: Catat! Peringati Gempa Bantul 2006, Dispusip Hadirkan Pameran Arsip Kebencanaan, Ini Waktunya

Bek Arema FC Walisson Maia juga mengatakan, meski baginya melawan PSIM adalah pertandingan yang sulit, para pemain sudah berambisi memenangkan pertandingan. 

"Kami ingin menang di laga terakhir ini," tandasnya. (ayu/laz)

Editor : Herpri Kartun
#arema fc #Super League #PSIM Jogja