SLEMAN - Keberhasilan PSS Sleman mengunci tiket promosi ke Super League musim 2026/2027 tidak membuat jajaran manajemen bersantai.
Direktur Teknik Pieter Huistra menegaskan, pekerjaan rumah besar sudah menanti demi menjaga marwah tim di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Kami punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan," tegasnya, Selasa (12/5). Bukan tanpa alasan Huistra mengatakan hal ini. Sebab, menurutnya, transisi dari Championship ke Super League pasti membawa konsekuensi teknis yang signifikan, terutama terkait regulasi pemain asing.
"Aturan pemain asing yang sangat berbeda. Jika Anda melihat Liga 2 ada tiga pemain asing, sementara di Liga 1 Anda bisa memiliki 11 pemain," jelasnya.
Maka dari itu, saat ini Huistra mengaku akan terus bekerja keras untuk membangun tim PSS Sleman.
Sebab, mantan pelatih Borneo FC ini ingin tim berjuluk Super Elang Jawa bisa bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.
"Saya rasa kami memiliki kesempatan sekarang untuk membangun tim yang solid," cetusnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun