SLEMAN - Meski sudah memastikan diri promosi ke Super League musim 2026/2027, PSS Sleman masih berambisi untuk mengangkat trofi juara di kompetisi Championship musim 2025/2026. PSS bakal melewati satu babak penentu untuk mencapai ambisi itu. Mengingat, lawan berat sudah menanti di partai final yakni Garudayaksa FC, pemuncak klasemen Grup Barat yang bakal menjadi penghalang terakhir Laskar Sembada menuju gelar juara Championship musim ini.
Final antara PSS melawan Garudayaksa FC dijadwalkan berlangsung di Maguwoharjo International Stadium (MaglS), Sabtu (9/5) malam nanti. Sebelum bertemu di partai final Championship musim 2025/2026 ini, kedua tim sejatinya sudah pernah bertemu di laga uji coba pertengahan musim lalu.
Saat itu, PSS yang keluar sebagai pemenang. Gol tunggal Frédéric Injaï berhasil menumbangkan Garudayaksa FC di partai uji tanding lalu itu.
Selain itu, pada pertemuan kali ini PSS juga cukup diuntungkan. Sebab, tim kebanggaan masyarakat Sleman ini akan bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh dari para suporter.
Akan tetapi, PSS tetap harus mewaspadai Garudayaksa FC di partai final kali ini. Selain menjadi juara Grup Barat, tim berjuluk Spirit of Garuda ini menjadi satu-satunya tim yang memiliki capaian dengan sedikit kebobolan di musim ini.
Oleh karena itu, laga final antara PSS dan Garudayaksa FC ini diprediksi bakal berjalan menarik. Mengingat kedua tim sama-sama memiliki kualitas seimbang.
Pelatih PSS Ansyari Lubis mengatakan, saat ini para pemainnya sudah sangat siap untuk melawan Garudayaksa FC di partai final. Mengingat ada sejumlah pemain yang memiliki pengalaman bermain di laga final sebelumnya. Sehingga pelatih yang akrab disapa Uwak ini memastikan para pemain akan bermain lepas dan siap meraih kemenangan. "Semuanya sudah tidak sabar untuk bermain di final," tegasnya, Jumat (8/5).
Kapten PSS Fachruddin Aryanto juga menyatakan para pemain juga sudah fokus penuh menatap laga final usai memastikan promosi ke kasta tertinggi musim depan. Tak hanya itu, seluruh pemain juga memiliki motivasi besar karena bermain di hadapan pendukung sendiri.
"Dari pemain sudah tidak sabar seperti Coach Ansyari bilang, dengan motivasi yang tinggi apalagi kami main di home," tegasnya.
Sementara Pelatih Garudayaksa FC Widodo Cahyono Putro berharap kedua tim bisa menampilkan permainan terbaik di partai final. Sehingga, laga bisa berjalan menarik dan menghibur para penonton. "Kami datang ke sini pastinya juga punya cita-cita, punya keinginan untuk bisa meraih yang terbaik," bebernya.
Kendati demikian, Widodo menyatakan tetap akan mewaspadai PSS Sleman. Apalagi, tim Super Elang Jawa ini bermain di kandang dan mendapatkan dukungan penuh dari suporter.
"Atmosfer di Maguwoharjo ini sangat luar biasa. Terutama mereka di-support oleh ribuan suporter yang saya kira cukup bagus koreonya, terus kekompakannya," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun