Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Laga Berat Kontra Persib Bandung di Tengah Jadwal Padat, Bek PSIM Jogja Yusaku Yamadera Fokus Andalkan Mental

Fahmi Fahriza • Sabtu, 2 Mei 2026 | 17:27 WIB
Pemain PSIM Jogja Yusaku Yamadera. (Foto: Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
Pemain PSIM Jogja Yusaku Yamadera. (Foto: Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

 

 

JOGJA - PSIM Jogja menghadapi ujian berat di pekan-pekan akhir kompetisi BRI Super League musim 2025/2026.

Jadwal padat dan kualitas lawan yang semakin meningkat menjadi tantangan nyata bagi tim berjuluk Laskar Mataram ini.

Dari total 34 pertandingan musim ini, PSIM baru menuntaskan pekan ke-30 saat menghadapi Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Kamis (30/4), dengan hasil kekalahan 1-0 dari Persita.

Tanpa jeda panjang, tim asuhan Jean Paul van Gastel langsung dihadapkan pada laga tandang yang berat kontra Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (4/5).

Baca Juga: Pegawai SPPG Juga Buruh, Kali Pertama Dilibatkan dalam Peringatan May Day di Kebumen

Laga ini dipastikan tidak mudah. Persib Bandung saat ini kokoh di puncak klasemen sementara dengan raihan 69 poin. Sementara PSIM masih tertahan di peringkat ke-11 dengan koleksi 39 poin, membuat selisih kualitas dan konsistensi menjadi sorotan jelang pertandingan.

Menatap pertandingan itu, bek PSIM Yusaku Yamadera mengakui, situasi yang dihadapi timnya tidak ideal. Terutama dengan padatnya jadwal di sisa musim dan hasil minor dalam beberapa pertandingan terakhir.

"Sisa pertandingan musim ini jadwalnya cukup padat, dan lawan-lawan yang kami hadapi juga berat serta punya kualitas," ujar Yusaku, Sabtu (2/5).

Ia juga menilai Persib sebagai salah satu lawan terberat yang akan dihadapi PSIM di sisa musim ini. Mengingat, kedalaman skuad dan kualitas individu pemain yang dimiliki. 

"Tentu Persib adalah salah satu tim paling sulit. Mereka tim yang sangat bagus, punya banyak pemain berkualitas," jelasnya.

Meski demikian, pemain asal Jepang itu justru melihat laga ini sebagai tantangan menarik. 

Terlebih, ia berpeluang menghadapi langsung Layvin Kurzawa, salah satu pemain Persib Bandung yang pernah berseragam Paris Saint-Germain (PSG) dan Timnas Prancis.

Baca Juga: Setelah Kekecewaan di Wembley, Leeds United Bangkit di Premier League Dalam Upaya Hindari Degradasi

"Saya sangat menantikan pertandingan itu. Kalau bisa bermain melawan Kurzawa, itu seperti mimpi. Dulu saat masih sekolah, saya sering pakai dia di game FIFA. Dia idola saya," ungkap Yusaku.

Dengan kondisi fisik yang berangsur membaik usai jeda dan intensitas latihan yang kembali meningkat, PSIM dituntut segera menemukan konsistensi permainan. 

Apalagi, hasil dalam beberapa laga terakhir belum sepenuhnya memuaskan.

Baca Juga: Sampai April, Realisasi PAD Wisata di Gunungkidul Lampaui Separo Target Tahunan

Pertandingan melawan Persib diakui Yusaku bukan hanya soal menghadapi pemuncak klasemen, tetapi juga menjadi momentum pembuktian bagi PSIM di tengah tekanan jadwal padat dan hasil minor.

"Kami tidak takut. Justru saya sangat menantikan pertandingan itu. Tapi yang terpenting, kami fokus untuk memberikan yang terbaik sebagai tim," tandas Yusaku. (iza/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Stadion Sultan Agung (SSA) #Yusaku Yamadera #PSIM Jogja