Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Grand Final Proliga 2026, Garuda Jaya Paksa Samator Mainkan Leg Ketiga Usai Menang Tipis 3-2

Rizky Wahyu Arya Hutama • Kamis, 23 April 2026 | 08:10 WIB

 

Para pemain Garuda Jaya saat bertanding melawan Samator
Para pemain Garuda Jaya saat bertanding melawan Samator

 

 

 

 

 

 

 

JOGJA - Persaingan peringkat juara tiga Proliga 2026 semakin memanas. Tim Jakarta Garuda Jaya berhasil menjaga asa setelah menumbangkan Surabaya Samator dalam duel sengit lima set pada laga leg kedua Grand Final di GOR Amongrogo, Jogja, Rabu (22/4) sore.

 

​Kemenangan dramatis dengan skor akhir 3-2 (25-23, 22-25, 19-25, 25-22, 15-13) ini membuat kedudukan agregat menjadi imbang 1-1. Hasil ini sekaligus memastikan bahwa penentuan gelar juara tiga harus berlanjut ke partai hidup-mati pada pertemuan berikutnya.

​Pelatih Garuda Jaya Nur Widayanto, menurunkan kekuatan penuh sejak awal. Nama-nama seperti Dawuda, Fauzan Nibras, dan Movsar Bataev menjadi motor serangan utama.

Baca Juga: Tinggalkan Penguasaan Bola, Taktik "Parkir Bus" PSIM Jogja Sukses Redam Persija Jakarta

Di sisi lain, Samator yang dipimpin Jordan Michael dan Lyvan Taboada tampil tak kalah impresif untuk meladeni permainan cepat lawan.

 

​Laga dibuka dengan tempo tinggi. Kedua tim saling kejar poin hingga angka kembar 10-10. Garuda Jaya sempat menjauh 17-14, namun Samator yang pantang menyerah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 18-18 bahkan berbalik unggul 19-18. Ketegangan memuncak di poin kritis 23-23.

Strategi pergantian pemain Samator dengan memasukkan Rama Fauzan belum cukup membendung Garuda Jaya. Sebuah monster block dari Fauzan Nibras dkk memastikan set pertama milik Garuda Jaya, 25-23.

Baca Juga: Bangunan Liar Bantaran Sungai Winongo Bakal Dibersihkan, DPUPKP Kota Jogja Catat Ada 28 Titik Merupakan Kandang Ayam

​Memasuki set kedua, Tedy Oka menjadi bintang bagi Samator untuk menyeimbangkan permainan. Meski Garuda Jaya sempat memimpin 11-10, Samator perlahan bangkit dan menekan balik di akhir set. Keunggulan 22-20 bagi Samator menjadi modal berharga. Samator akhirnya menutup set ini dengan skor 25-22 setelah berhasil meraih set point lebih dulu di angka 24-21.

​Kepercayaan diri Samator meningkat di set ketiga. Walau sempat terjadi reli panjang dan skor imbang 16-16, kematangan Jordan Michael dkk mulai terlihat di penghujung set. Mereka melesat meninggalkan Garuda Jaya hingga skor 23-16 dan mengakhiri set dengan kemenangan meyakinkan 25-19. Samator pun berbalik unggul 2-1 secara keseluruhan.

 

​Berada di ujung tanduk, Jakarta Garuda Jaya tampil habis-habisan. Sempat tertinggal 13-16, Dawuda dkk menunjukkan mental baja dengan menyamakan kedudukan menjadi 19-19 dan berbalik unggul 20-19. Meski Samator sempat menyamakan 21-21, Garuda Jaya tetap fokus di poin kritis. Kemenangan 25-22 di set ini memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

 Baca Juga: Upaya Konservasi Air Mengemuka di Peringatan Hari Bumi, PT TWB Tanam 100 Pohon Gayam di Bantaran Sungai Borobudur

​Set kelima berlangsung sangat emosional. Garuda Jaya langsung tancap gas dengan keunggulan 5-3. Namun, Samator yang kenyang pengalaman berhasil menyamakan skor di angka 10-10. Dalam situasi menegangkan, Garuda Jaya berhasil menjaga margin satu angka hingga mencapai 14-13. Pukulan terakhir yang gagal dibendung lawan memastikan kemenangan 15-13 bagi Garuda Jaya.

​Pelatih Garuda Jaya Nur Widayanto mengatakan jika tim asuhannya menampilkan permainan yang di leg kedua kali ini. Pada anak asuhnya bermain lebih terbuka dibanding pertandingan pertama lalu. 

 Baca Juga: Saat Ahmad Luthfi Berbagi Ilmu Kepemimpinan kepada Para Walikota di Sumatera 

"Memang anak-anak bermain beda tadi," cetusnya usai pertandingan. 

 

Srmentara, manajer tim Samator Hadi Sampurno mengatakan sebenarnya, timnya sudah diingatkan untuk leg kedua kali ini. Mengingat tim lawan yakni Garuda Jaya akan bermain lebih baik.

 

"Set pertama kita sudah unggul. Tapi anak-anak kurang tenang," jelasnya. (ayu).

 

Editor : Heru Pratomo
#final proliga 2026 #samator #garuda jaya #GOR Amongrogo #grand final