SLEMAN - Usai melakoni pertandingan tandang pada pekan ke-24 Championship 2025/2026 saat melawan Barito Putera FC, terjadi sorotan luar biasa kepada penggawa PSS Sleman di posisi bek kanan. Hal itu juga diakui Direktur Teknik Pieter Huistra.
Saat itu Huistra menyoroti penampilan Saiful Djoge, salah satu pemain yang beroperasi di posisi bek kanan pada pertandingan saat melawan tim berjuluk Laskar Antasari. Pria asal Belanda itu menilai pemain itu sebenarnya tampil cukup baik, namun mengalami kendala kebugaran di momen-momen krusial.
Akan tetapi saat menghadapi Persiku di pekan ke-25 lalu, Saiful Djoge berhasil menjawab polemik tersebut. Pemain bernomor punggung 17 itu berhasil bermain penuh selama 90 menit dan tampil trengginas untuk meredam kecepatan dari Hugo Samir yang bermain di posisi penyerang sayap Persiku.
Baca Juga: Sudah Bebas dari Hukuman, Dominikus Dion Berharap Para Suporter PSS Sleman Penuhi MaglS Lagi
Duel-duel krusial terjadi, Saiful Djoge berhasil menekan agresivitas dan kecepatan pemain muda tersebut dan beberapa kali mengagalkan berbagai serangan Macan Muria.
Pelatih PSS Ansyari Lubis pun langsung memberikan apresiasi khusus dengan performa gemilang pemain muda asal Maluku Utara itu. Sebab, menurut pelatih yang akrab disapa Uwak ini, Saiful Djoge sudah menyampaikan komitmennya tampil maksimal dan bermain penuh demi membantu tim meraih hasil terbaik.
"Jadi sebelum pertandingan melawan Persiku, dia sudah janji sama tim pelatih akan bermain full dengan baik. Pada pertandingan itu terbukti dia bisa melaksanakannya dengan baik," lontarnya, Selasa (21/4).
Akan tetapi, bagi Uwak semangat dan kepercayaan diri yang ditunjukkan oleh Saiful Djoge harus terus dipertahankan. Itu supaya pemain berusia 20 tersehut dapat membantu tim dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.
"Jadi ya poinnya mudah-mudahan motivasi dia di pertandingan kemarin nanti di pertandingan selanjutnya juga sama seperti ini," tuturnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun