Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mencari 'Best of the Best' di Kota Pelajar, 39 Tim Sekolah Terbaik Jawa-Bali Siap Tempur di CHL 2026

Rizky Wahyu Arya Hutama • Kamis, 16 April 2026 | 07:08 WIB
Event Organizer CHL 2026 Andreas Kobo, Founder CHL 2026 Fani Suwito, dan Wakil Ketua II STIE YKPN Prima Rosita saat berfoto bersama, di STIE YKPN, Senturan, Jogjakarta.
Event Organizer CHL 2026 Andreas Kobo, Founder CHL 2026 Fani Suwito, dan Wakil Ketua II STIE YKPN Prima Rosita saat berfoto bersama, di STIE YKPN, Senturan, Jogjakarta.

 

SLEMAN - Sebanyak 39 tim basket tingkat SMP dan SMA putra-putri dari enam provinsi di Jawa dan Bali dipastikan akan berlaga dalam ajang bergengsi bertajuk Champion Hoops League (CHL) 2026. ​Turnamen yang mengusung konsep invitasi sekolah-sekolah pilihan ini dijadwalkan akan berlangsung di STIE YKPN Seturan, Jogjakarta dari tanggal 17 hingga 27 April 2026.

 

Turnamen ini akan terbagi dalam dua gelombang. Untuk tingkat SMA akan bertanding pada tanggal 17 sampai 21 April, disusul tingkat SMP pada tanggal 23 hingga 27 April.

 

Sementara, untuk jumlah pesertanya, ada 13 tim putra pada tingkat SMA Putra, lalu tujuh tim untuk SMA Putri. Pada tingkat SMP, ada 12 tim Putra dan tujuh tim Putri.

 Baca Juga: Jamin Penerbangan Timur Tengah Selama Haji Aman, YIA Hingga Hotel Bersiap Menyambut Kedatangan Calhaj

Event Organizer CHL 2026 Andreas Kobo menjelaskan kejuaraan ini merupakan turnamen yang mengusung konsep invitasi. Di mana hanya sekolah-sekolah pilihan yang ditentukan untuk mengikuti ajang tersebut.

 

"Kami memilih sekolah-sekolah yang unggul. Bahkan, beberapa pemain nasional U16 dan U18, serta pelatih-pelatih kawakan level nasional juga turun mendampingi tim mereka di sini," jelasnya, Rabu (15/4).

 

Oleh karena itu, Andreas Kobo memprediksi bahwa Kejuaraan CHL 2026 ini akan berjalan cukup ketat. Mengingat semua tim yang akan bertanding merupakan tim-tim terkuat dari daerah masing-masing.

Baca Juga: Petani Lendah Kulon Progo Ikuti Bimtek, Cegah Hama Tikus Sejak Dini  

"Kami tidak mengadakan perebutan peringkat ketiga. Namanya juga Champion Hoops League, jadi hanya ada satu juara. Best of the best," katanya.

 

Founder CHL 2026 Fani Suwito menjelaskan inisiasi kompetisi ini berawal dari keinginan kuat untuk memajukan ekosistem bola basket tanah air, khususnya di Jogjakarta. Sehingga turnamen ini akan mempertemukan tim-tim juara dari berbagai provinsi untuk mencari siapa yang terbaik di antara yang terbaik.

 

​"Tujuannya adalah mencari juara sejati. Kami ingin memfasilitasi para juara di setiap daerah untuk bertemu di sini. Harapannya, basket kita bisa terus berkembang hingga ke kancah internasional," ucapnya.

 Baca Juga: Penerima Manfaat MBG Bakal Digeser ke Anak Kurang Gizi, Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo: Kami Dukung! 

Sementara Wakil Ketua II STIE YKPN Prima Rosita menyatakan jika pihaknya sangat menyambut baik turnamen CHL 2026 tersebut. Sebab pihak kampus sendiri juga sangat mendukung lahirnya atlet-atlet baru yang potensial.

 

"Kami juga memberikan dukungan berupa beasiswa bagi para pemain, pemenang khususnya untuk bisa berkuliah di STIE YKPN," tandasnya. (ayu).

Editor : Heru Pratomo
#champion hoops league #best of the best #SMP #SMA #STIE YKPN