Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Jogja Dihantam Cedera dan Akumulasi Kartu Jelang Lawan Bhayangkara FC, Van Gastel: Persiapan Kami Lebih Rumit

Fahmi Fahriza • Selasa, 14 April 2026 | 18:05 WIB
Para pemain PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan rutin. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
Para pemain PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan rutin. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

 

JOGJA - PSIM Jogja menghadapi situasi kurang ideal jelang laga tandang menghadapi Bhayangkara FC pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat (17/4) mendatang.

Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel mengungkapkan, timnya harus berhadapan dengan sejumlah kendala, terutama terkait absennya beberapa pemain akibat cedera dan suspensi.

"Kondisi tim sebenarnya bagus dan para pemain bekerja keras. Hanya saja kami memiliki beberapa pemain cedera dan ada yang terkena suspensi. Jadi persiapannya sedikit lebih rumit,"  ujar Van Gastel, Selasa (14/4).

Baca Juga: Savio Sheva Tegaskan Komitmen di PSIM Jogja, Masih Terikat Kontrak Tiga Tahun dan Ingin Terus Berkembang

Dalam laga melawan Bhayangkara, PSIM dipastikan akan tampil tanpa duo bek asing, yakni Franco Ramos Mingo dan Yusaku Yamadera karena keduanya mendapat suspensi kartu kuning. Selain itu, gelandang asal Tajikistan Rahmatsho Rahmatzoda juga akan absen karena cedera di bagian paha.

Ditambah winger Riyatno Abiyoso juga diragukan tampil karena cedera yang dialaminya pasca melawan PSM Makassar pekan lalu. "Sayangnya Rahmatsho cedera, jadi dia dipastikan tidak akan bermain," tegasnya.

Soal kondisi Abiyoso masih belum dapat dipastikan. Keputusan terkait kemungkinan tampilnya pemain ini akan ditentukan setelah evaluasi lebih lanjut oleh tim medis. "Saya belum tahu untuk Abiyoso. Saya harus berbicara dulu dengan tim dokter," jelas Van Gastel.

Meski demikian, pelatih asal Belanda ini tetap melihat bahwa ada sisi positif, termasuk dari sikap dan kesiapan yang ditunjukkan oleh para pemain yang tersedia. "Para pemain yang tersedia dan berada di lapangan tetap bekerja keras dan menunjukkan semangat yang bagus," tambahnya.

Baca Juga: Dari Overperform ke Inkonsisten, Mentalitas hingga Pengambilan Keputusan Para Pemain PSIM Jogja Jadi Sorotan

Di atas kertas, PSIM sebenarnya memiliki catatan positif dalam dua pertemuan terakhir melawan Bhayangkara. Pada putaran pertama musim ini, Laskar Mataram sukses menang 1-0 saat bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Bahkan sebelumnya, PSIM juga berhasil menaklukkan Bhayangkara dengan skor 2-1 pada laga final Pegadaian Championship 2024/2025 di Stadion Manahan, Solo, yang sekaligus mengunci gelar juara.

Namun Van Gastel menyadari situasi saat ini sudah jauh berbeda. Bhayangkara tampil lebih solid di putaran kedua dan kini bertengger di papan atas klasemen.

Saat ini Bhayangkara di peringkat kelima dengan 44 poin, sementara PSIM menempati posisi kesembilan dengan 38 poin. Perbedaan performa ini menjadi tantangan tersendiri bagi PSIM, terlebih harus bermain di kandang lawan dengan kondisi skuad tidak lengkap.

Dengan berbagai keterbatasan yang ada, PSIM dituntut mampu memaksimalkan pemain yang tersedia demi menjaga peluang meraih poin di laga tandang itu.

"Sejak putaran kedua jelas situasinya berubah, tapi kami terus berupaya maksimal, termasuk untuk laga ini,"  bebernya. (iza/laz)

Editor : Herpri Kartun
#bhayangkara fc #Super League #Jean Paul van Gastel #PSIM Jogja