SLEMAN - PSS Sleman U-19 harus puas berbagi angka setelah bermain imbang tanpa gol melawan Sumsel United pada laga ketiga Grup A EPA Championship U-19 2026. Pertandingan berlangsung di Lapangan Dua Garudayaksa FA, Rabu (8/4) pagi.
Hasil ini sekaligus menghentikan tren positif PSS U-19 yang sebelumnya meraih dua kemenangan secara beruntun. Meski gagal melanjutkan kemenangan, laga ini tetap menjadi bagian dari evaluasi tim pelatih, terutama dalam melihat kedalaman skuad.
Pelatih Kepala PSS U-19 Anang Hadisaputra mengungkapkan, pada pertandingan ini timnya sengaja melakukan rotasi pemain. Langkah itu diambil untuk memberi kesempatan kepada pemain yang belum mendapatkan menit bermain di dua laga sebelumnya.
Baca Juga: Fase Krusial Jelang Akhir Musim, PSS Sleman Jangan Terpeleset di Banjarbaru
Ia menjelaskan rotasi tersebut memang berdampak pada ritme permainan tim, terutama dalam hal adaptasi antar pemain di lapangan.
"Kami melakukan rotasi, beberapa pemain yang belum bermain di dua pertandingan sebelumnya kami coba turunkan pada pertandingan ketiga ini," katanya, Kamis (9/4).
Anang menilai para pemain yang mendapatkan kesempatan tampil masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan intensitas pertandingan.
"Mereka masih membutuhkan adaptasi yang cukup lama, namun saya cukup senang dengan etos kerja yang mereka tunjukkan," ujarnya.
Selain faktor rotasi, hasil imbang tanpa gol ini juga menyoroti menurunnya produktivitas lini depan tim muda PSS. Setelah tampil cukup tajam di dua laga awal, kali ini penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.
Baca Juga: PSS Sleman Hanya Berjarak Sembilan Poin dari Tiket Promosi ke Super League
Selain itu, Anang secara terbuka juga mengakui adanya penurunan dari sisi kualitas serangan anak-anak asuhnya. "Harus diakui secara kualitas mungkin ada sedikit penurunan, terutama di lini depan," ulasnya.
Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi terhadap performa lini belakang yang menunjukkan peningkatan signifikan. PSS U-19 berhasil mencatatkan clean sheet setelah pada dua pertandingan sebelumnya kebobolan total empat gol.
Menurutnya, keseimbangan lini depan dan belakang menjadi fokus utama yang harus segera diperbaiki dalam waktu dekat. "Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami ke depan, bagaimana menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan agar sama-sama berjalan baik," paparnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun