Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Laga PSIM Jogja Kontra PSM Makassar, Kuota Tiket 7.500, Penjualan Belum Capai 50 Persen

Fahmi Fahriza • Kamis, 9 April 2026 | 17:29 WIB
PSIM Jogja menjalani pertandingan di Stadion Sultan Agung, Bantul. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
PSIM Jogja menjalani pertandingan di Stadion Sultan Agung, Bantul. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

 

JOGJA - Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Jogja memastikan kesiapan laga kandang menghadapi PSM Makassar pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan akan digelar di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Jumat (10/4) pukul 15.30.

Ketua Panpel PSIM Jogja Wendy Umar menyebutkan, secara jumlah ada penambahan kuota penonton untuk laga tersebut. Jika sebelumnya berkisar 6.000 hingga 7.000 penonton, kini kuota ditingkatkan menjadi 7.500.

"Kami sampaikan kuota yang diberikan oleh pihak kepolisian ada penambahan. Dari yang sebelumnya 7.000, sekarang menjadi 7.500," ujar Wendy Umar, Kamis (9/4).

Baca Juga: PSIM Jogja di Peringkat 8, Pelatih Van Gastel Tekankan Proses, Akui Timnya Belum Aman dari Zona Degradasi

Menurutnya, penambahan ini merupakan bentuk kepercayaan dari pihak kepolisian terhadap penyelenggaraan pertandingan PSIM di Kabupaten Bantul, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Kita terus berprogres untuk memberi keyakinan kepada pihak kepolisian bahwa pelaksanaan laga PSIM bisa menjaga kamtibmas. Jadi ke depan bisa kembali mendapat penambahan kuota," lanjutnya.

Meski kuota meningkat, penjualan tiket hingga saat ini baru mencapai sekitar 40 persen. Wendy mengungkapkan kondisi cuaca saat masa pre-sale sebelumnya menjadi salah satu kendala.

"Sampai saat ini progres penjualan masih sekitar 40 persen. Kemarin saat pre-sale sempat hujan, jadi belum maksimal. Tapi kami dorong penjualan online dan semua tribun sudah dibuka," jelasnya.

Baca Juga: Usai Jamu EPA Borneo FC di Magelang, EPA PSIM Jogja Tatap EPA Persib Bandung 

Selain itu, Panpel juga memastikan koordinasi dengan berbagai pihak telah dilakukan, termasuk dengan kepolisian dan Polda DIJ, guna menjamin kelancaran pertandingan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk kepolisian. Mudah-mudahan pertandingan besok bisa berjalan dengan lancar," katanya.

Dari sisi pengamanan, laga ini masuk kategori risiko menengah. Sebanyak 500 hingga 600 personel akan disiagakan untuk mengawal jalannya pertandingan.

"Berdasar analisa risiko dari Polda DIJ, pertandingan ini masuk risiko menengah. Personel yang diturunkan sekitar 500 sampai 600, itu dirasa cukup," ungkap Wendy.

Ia menambahkan, pihak kepolisian tetap menekankan sejumlah hal yang menjadi perhatian, seperti potensi gangguan kamtibmas, penggunaan knalpot brong, hingga peredaran minuman keras.

Baca Juga: PSIM Jogja Baru Menang Sekali dari Sembilan Laga di Putaran Kedua, Cik Liana Santai

Sementara itu, terkait kehadiran suporter tim tamu, Panpel memastikan tetap mengikuti regulasi yang berlaku dalam kompetisi.

"Kami berpegang pada regulasi BRI Super League bahwa di masa transisi ini suporter tim tamu masih dilarang hadir. Kami hormati keputusan itu dan sudah menyampaikan kepada suporter kami," tegasnya.

Sebagai perbandingan, laga kandang terakhir PSIM saat menghadapi Persijap Jepara pada 11 Maret lalu memiliki kuota 7.000 penonton. Dengan demikian, terjadi peningkatan sebanyak 500 tiket pada pertandingan kali ini.

Wendy berharap dukungan penuh dari suporter untuk bisa turut menyukseskan pertandingan. "Harapannya, pertandingan setelah Ramadan ini tetap mendapat dukungan dari semua pihak, baik Brajamusti, The Maident, atau pecinta sepak bola di DIJ untuk datang langsung ke stadion," tandasnya. (iza/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#TIKET PSIM #stadion sultan agung #Super League #Panpel PSIM Jogja #PSIM Jogja