JOGJA - PSIM Jogja kini bersiap menatap pertandingan krusial di pekan 25 BRI Super League 2025/2026 melawan Persijap Jepara. Laga itu akan dimainkan di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Rabu (11/3) pukul 20.30.
Pertandingan ini menjadi misi wajib menang bagi Laskar Mataram, guna mengamankan posisi mereka di papan klasemen, dan semakin dekat dengan target mereka bertahan dengan nyaman.
Sejauh ini, hingga pekan 24 PSIM tercatat sebagai tim yang paling banyak mendapatkan hasil imbang. Dari 24 pertandingan, PSIM imbang 10 kali, menang 9 kali, dan menelan kekalahan 5 kali. Untuk sementara, Laskar Mataram sendiri berada di peringkat 8 klasemen dengan torehan 37 poin.
Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel mengungkapkan, secara kalkulasi timnya memang cukup banyak menerima hasil imbang, yang mana beberapa pertandingan harusnya bisa diakhir dengan kemenangan.
"Kami cukup banyak hasil imbang. Tentu kami ingin menang di banyak pertandingan, tapi itu tidak selalu terjadi. Kalau tidak bisa menang, setidaknya kami tidak kalah," katanya, Senin (9/3).
Menghadapi Persijap yang statusnya sama-sama tim promosi seperti PSIM Jogja, Van Gastel menuturkan mentalitasnya sama. Yakni memenangkan setiap pertandingan. "Bagi saya setiap pertandingan sama. Kami berusaha untuk selalu memenangkan pertandingan," ulasnya.
Menghadapi Laskar Kalinyamat tengah pekan ini, pelatih asal Belanda itu mematok target spesifik, yakni wajib meraih kemenangan. Apalagi di laga sebelumnya PSIM juga tidak mendapat kemenangan saat bermain di kandang Persijap pada putaran pertama, sehingga laga di kandang ini jadi momentum besar bagi PSIM.
"Target kami musim ini adalah tidak terdegradasi. Sekarang kami fokus ke laga melawan Jepara, dan kami akan mencoba memenangkan," paparnya.
Laga di Bantul nanti diprediksi menjadi pertandingan krusial bagi kedua tim. Bagi PSIM, kemenangan di kandang akan menjadi langkah penting untuk mengamankan posisi mereka di papan klasemen.
Untuk diketahui, dalam tabel klasemen sementara, Persijap berada di peringkat 15. Menurut Van Gastel, pertandingan melawan tim yang berada di papan bawah klasemen memiliki nilai yang sangat penting dalam perebutan posisi aman dari degradasi.
Jika timnya menang akan semakin menjauhkan jarak dari tim-tim di zona degradasi tersebut. Ditambah juga akan semakin menenggelamkan tim-tim lainnya di papan bawah. "Ini sangat penting. Jika menang kita akan menempatkan mereka tetap di zona degradasi," jelasnya. (iza/laz)