SLEMAN - Usaha keras PSS Sleman untuk dapat kembali ke puncak klasemen sementara Grup Timur Championship 2025/2026 akhirnya tercapai. Bertanding pada laga pekan ke-20 di Maguwoharjo International Stadium (MaglS), Sabtu (21/2) malam lalu, Super Elja berhasil menang 2-0 atas Persipura Jayapura.
Kemenangan skuad Laskar Sembada atas Mutiara Hitam itu membuat anak-anak Sleman sementara naik ke posisi puncak klasemen dan menggeser posisi yang sebelumnya diduduki Persipura Jayapura. Tambahan tiga poin itu juga membuat PSS mengoleksi 42 poin, unggul dua poin dari Persipura yang punya nilai 40.
Di posisi tiga ada Barito Putera FC yang mengoleksi 38 poin, lalu diikuti Kendal Tornado FC di peringkat empat dengan nilai 37. Tidak hanya berhasil mengudeta Persipura dari singgasana puncak klasemen sementara, ada pula beberapa data apik yang ditorehkan PSS hingga laga pekan ke-20 lalu.
Pertama, PSS menjadi tim dengan sentuhan terbanyak di dalam kotak penalti lawan, dengan total 715 sentuhan hingga pekan ke-20. Kedua, klub yang lahir pada 20 Mei 1976 itu juga menjadi satu-satunya tim yang mencatatkan total 7.305 operan sukses hingga pekan ke-20.
Lalu data statistik keren lainnya milik PSS adalah menjadi tim dengan jumlah pass to final third terbanyak dengan total 846 operan ke area sepertiga akhir hingga pekan ke-20.
Dengan data dan fakta yang terukir itu, tentu PSS masih akan kembali diuji dengan rangkaian pertandingan yang sudah menanti. Termasuk di laga pekan ke-21 saat menjalani laga tandang lawan Persela di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (1/3).
Menanggapi data ini, Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis mengaku bersyukur dengan pencapaian timnya sejauh ini. Sehingga pelatih yang akrab disapa Uwak ini ingin agar Dominikus Dion dan kawan-kawan konsisten dalam meningkatkan performanya. "Ya kalau bisa konsisten," katanya, Minggu (1/3).
Namun meski begitu, Uwak tetap meminta kepada anak asuhnya agar tetap tidak jemawa. Sebab, menurutnya, sejauh ini PSS belum menorehkan prestasi apa pun. "Perjalanan kami masih panjang. Kami ingin lolos ke Liga 1," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun