SLEMAN - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman terus melakukan evaluasi program kerja untuk merumuskan strategi pengembangan olahraga prestasi di Bumi Sembada. Sebab induk organisasi olahraga prestasi Sleman ini ingin segera memetakan kekuatan atletnya menuju Porda DIY 2027 dan PON 2028 mendatang.
"Kami ingin merumuskan langkah-langkah strategis untuk pengembangan olahraga di Kabupaten Sleman pada masa mendatang," ucap Ketua Umum KONI Sleman Haris Sutarta saat Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Tahun 2026 di The Rich Jogja Hotel, Sleman Sabtu (7/2).
Oleh karena itu, saat ini Haris mengajak seluruh pengurus KONI maupun pengurus cabang olahraga (cabor) untuk semakin solid, inovatif, dan profesional dalam mengelola organisasi serta melakukan pembinaan atlet. Prestasi Sleman di empat edisi Porda DIY sebelumnya harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras. Bukan sekadar capaian yang membuat puas diri.
"Evaluasi mendalam terhadap setiap cabang olahraga sangat diperlukan agar kami bisa memetakan potensi dan hambatan secara akurat," tegasnya.
Selain pembinaan prestasi, Haris juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Menurutnya, dana dari pemerintah daerah merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan demi kemajuan olahraga dan kesejahteraan atlet di Sleman.
Sementara Wakil Ketua Umum I KONI DIY Nolik Maryono menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini. Sehingga harapannya Kabupaten Sleman tidak hanya menargetkan juara umum di Porda DIY 2027 nanti, tetapi juga mampu memberikan kontribusi signifikan bagi DIY pada PON 2028 mendatang.
"Kanjeng Gusti selaku ketua umum KONI DIY berpesan agar Sleman berkontribusi di PON 2028. Dengan pembinaan usia dini dan program kerja yang efektif, dinamis, terukur, serta tata kelola organisasi dan keuangan yang transparan, Sleman diyakini mampu meraih prestasi yang lebih baik," bebernya.
Tak hanya itu, sebagai perwakilan dari KONI DIY, Nolik juga berharap kepada para atlet, pelatih, dan pengurus cabor di Sleman agar mampu menyumbangkan prestasi terbaik demi suksesnya DIY pada ajang PON 2028.
Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Susmiarto mengatakan, meskipun tantangan KONI Sleman mendatang tidak ringan. Tapi evaluasi, komunikasi, dan pembinaan potensi atlet harus terus dilakukan agar Sleman mampu meraih prestasi tinggi, baik di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
"Pembinaan atlet harus menjadi proses berkelanjutan yang terencana dengan matang. Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen mendukung pengembangan olahraga prestasi, baik melalui pendanaan, sarana prasarana, kebijakan yang kondusif, maupun pengembangan sumber daya manusia olahraga," tuturnya. (ayu)
Editor : Sevtia Eka Novarita