JOGJA - Kapten tim PSIM Jogja Reva Adi Utama menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi maksimal sepanjang musim BRI Super League 2025/2026.
Di tengah sorotan publik dan tekanan dari suporter, pemain bertahan ini justru memilih menjadikan kritik yang hadir sebagai motivasi tambahan.
Reva menyebut target pribadinya musim ini sederhana yakni membantu PSIM meraih prestasi setinggi mungkin.
"Kalau saya pribadi ingin memberi kontribusi sebanyak mungkin, memberi yang terbaik, memberi prestasi yang setinggi-tingginya buat PSIM. Semoga semesta meridhoi," ujar Reva Kamis (5/2).
Pemain asal Makassar itu juga mengungkapkan, terkait tekanan dari suporter ia menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar dalam dunia sepak bola. Bahkan ia menganggap tekanan justru diperlukan agar tim tetap fokus dan tidak lengah.
"Kalau saya pribadi itu sangat penting buat tim. Kadang kalau tidak ada pressure, kita bisa lengah. Pemain harus menyikapinya positif karena itu bentuk sayangnya suporter kepada tim ini," ucapnya.
Selain itu, ia juga menambahkan rasa nyaman atau terlalu rileks justru bisa menjadi ancaman bagi performa tim. Sehingga, ia sendiri selalu memaksa dirinya selalu waspada dan terus menikmati semua tantangan yang ada.
"Bagi saya rileks itu sangat berbahaya, karena tim lain juga bekerja keras untuk bisa mengalahkan kita," lanjut Reva.
Di sisi lain, secara pribadi Reva mengaku tidak terlalu memperhatikan komentar di media sosial. Fokus utamanya adalah menjaga kondisi dan mempersiapkan diri dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
"Saya tidak terlalu merhatiin komentar-komentar. Yang penting fokus latihan, selesai pertandingan saya persiapkan diri lagi. Kalau ada kritik yang membangun itu normal-normal saja di sepak bola, selagi tidak menyangkut keluarga," ulasnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun