SLEMAN - Atmosfer panas tengah menyelimuti Bumi Sembada jelang laga krusial PSS Sleman kontra Barito Putera FC di Maguwoharjo International Stadium (MaglS), nanti malam (31/1). Bukan sekadar perebutan tiga poin, aroma pertandingan di dalam stadion kian semarak dengan kembalinya kreativitas visual dari tribun selatan.
Dalam laga melawan Laskar Antasari itu, Brigata Curva Sud (BCS), basis suporter PSS berencana menghadirkan koreografi apik dan memukau. Maklum, pendukung setia Laskar Sembada ini sudah cukup lama tidak memamerkan aksi koreo kolosal yang biasanya menjadi pelecut semangat para penggawa Super Elang Jawa.
Apalagi, momentum menghadapi Barito Putera FC ini dianggap sebagai waktu yang tepat untuk kembali mendukung PSS secara totalitas. Mengingat saat ini Super Elang Jawa juga tengah berada dalam tren positif dan memiliki peluang besar untuk mengudeta puncak klasemen.
"Nanti bisa dilihat sendiri saja koreografi kami di Stadion," ucap salah seorang perwakilan BCS, Rahmat Nugroho, kemarin (30/1).
Dengan adanya koreografi itu, Rahmat berharap skuad PSS bisa bermain habis-habisan di laga melawan Barito Putera FC. Sebab, para suporter ingin tim kebanggaannya memuncaki klasemen sementara. "Ini bakal menjadi pertandingan penting bagi kami," tegasnya.
Tak hanya dari BCS, wadah suporter PSS lain, Slemania pun juga menyatakan akan all out untuk mendukung tim kebanggaannya saat menghadapi Barito Putera FC ini. "Kami akan dukung PSS habis-habisan," lontar Ketua Umum Slemania Richo Dwi Kuncoro. (ayu/laz)