Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Van Gastel Nilai Putaran Kedua BRI Super League Lebih Kompetitif, PSIM Jogja Andalkan Konsistensi

Fahmi Fahriza • Jumat, 30 Januari 2026 | 18:47 WIB
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel.
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel.

JOGJA - Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel menilai persaingan di putaran kedua kompetisi BRI Super League 2025/2026 akan berlangsung jauh lebih kompetitif dibandingkan putaran pertama. Menurutnya, dinamika yang terjadi pada bursa transfer paruh musim membuat peta kekuatan liga mengalami perubahan signifikan.


Van Gastel menyoroti banyaknya tim yang melakukan perombakan skuad, terutama klub-klub yang berada di papan bawah dan papan tengah klasemen. Situasi ini membuatnya meyakini setiap pertandingan di putaran kedua memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi, karena hampir semua tim berjuang keras demi target masing-masing, termasuk menjauhi zona degradasi.
"Hampir semua tim mengambil pemain tambahan, dan sejauh ini kami belum melakukannya," ujar Van Gastel, Jumat (30/1).


Pelatih asal Belanda itu mengakui, PSIM berada dalam kondisi yang cukup stabil secara posisi klasemen. Laskar Mataram saat ini menempati peringkat ketujuh sementara dengan koleksi 30 poin, sebuah capaian yang menurutnya patut diapresiasi.


Namun di sisi lain Van Gastel tidak menampik adanya keterbatasan yang dimiliki PSIM, terutama terkait anggaran untuk mendatangkan pemain baru di putaran kedua. Kondisi itu membuat PSIM harus mengandalkan komposisi skuad yang sudah ada sejak putaran pertama.


Meski demikian, secara pribadi Van Gastel menegaskan dirinya tetap puas dengan performa timnya sejauh ini. "Saya tetap puas dengan tim saya karena kami bermain dengan baik di putaran pertama. Tapi ya tim-tim lain mendapatkan penguatan, jadi ini akan menjadi putaran kedua liga yang lebih berat," ungkapnya.


Terkait tekanan menghadapi putaran kedua tanpa tambahan amunisi baru, Van Gastel menilai situasi itu bukanlah sesuatu yang perlu dibesar-besarkan. Ia memilih fokus menjalani pertandingan demi pertandingan dengan pendekatan yang sama seperti sebelumnya.


"Bagi saya tidak terlalu ada tekanan. Kami menjalani pertandingan demi pertandingan dan saat ini kami mengantongi 30 poin, berada di posisi yang terbilang cukup bagus di klasemen," jelasnya.
Menurutnya, tantangan utama PSIM adalah bagaimana mempertahankan konsistensi permainan, sembari mengukur kekuatan lawan-lawan yang kini tampil dengan wajah baru.


Dengan kondisi itu, PSIM dipastikan akan mengandalkan soliditas tim dan konsistensi permainan sebagai modal utama untuk bertahan di papan atas klasemen hingga akhir musim, di tengah ketatnya persaingan putaran kedua BRI Super League 2025/2026.


"Bagaimana tim lain mendatangkan pemain baru, kami harus menghadapi mereka dan melihat seberapa kuat mereka jadinya. Tapi bagi kami, kami tetap melakukan hal yang sama," tegas Van Gastel. (iza/laz)

Editor : Herpri Kartun
#BRI Super League #Jean Paul van Gastel #PSIM Jogja