JOGJA - Putaran kedua kompetisi BRI Super League 2025/2026 akan resmi bergulir. PSIM Jogja dijadwalkan membuka paruh kedua musim dengan laga sarat gengsi menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul. besok (25/1).
Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi Laskar Mataram untuk menjaga momentum positif di tengah ketatnya persaingan papan klasemen. Namun PSIM harus menghadapi tantangan besar karena belum bisa menurunkan komposisi pemain terbaiknya pada laga pembuka putaran kedua tersebut.
Sejumlah pemain masih menjalani proses pemulihan cedera. Nama-nama seperti Yusaku Yamadera, Anton Fase, Donny Warmerdam, hingga Harlan Suardi belum sepenuhnya berada dalam kondisi siap tempur.
Selain itu, PSIM juga kehilangan bek tengah asing Franco Ramos Mingo yang harus absen akibat akumulasi kartu merah. Absennya Franco membuat sektor pertahanan PSIM menjadi sorotan jelang laga kontra Persebaya.
Meski demikian, Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel memastikan timnya telah menyiapkan solusi dengan mengandalkan duet bek tengah lokal, Andy Setyo dan Rendra Teddy, untuk mengawal lini belakang.
"Andy yang akan menggantikan Franco, 100 persen," ujar Van Gastel saat dikonfirmasi terkait komposisi lini pertahanan timnya, Jumat (23/1).
Pelatih asal Belanda tersebut menjelaskan, Andy Setyo memang sempat mengalami cedera cukup serius pada masa pramusim. Namun, bek berpengalaman itu menunjukkan perkembangan positif dan dinilai siap kembali tampil sejak menit awal.
"Sejak Andy kembali dari cedera, dia bekerja sangat keras dalam latihan untuk memulihkan kondisinya. Sekarang waktunya dia menunjukkan kemampuannya," kata Van Gastel.
Van Gastel menegaskan, kondisi skuad yang belum sepenuhnya ideal membuat peran Andy menjadi sangat penting. Selain kehilangan Franco akibat suspensi, PSIM juga belum bisa memainkan Yusaku Yamadera yang selama ini menjadi salah satu opsi utama di lini belakang.
Dengan komposisi itu, PSIM berharap duet Andy Setyo dan Rendra Teddy mampu menjaga soliditas pertahanan saat menghadapi tekanan dari lini serang Persebaya yang dikenal agresif.
"Tim membutuhkan Andy karena kami kehilangan Franco dan Yusaku masih cedera. Jadi Andy adalah pilihan berikutnya untuk bermain sebagai bek tengah," tegasnya. (iza/laz)