SLEMAN - Pergerakan PSS Sleman di bursa transfer paruh musim belum benar-benar usai. Meski Laskar Sembada sudah resmi memperkenalkan tiga penggawa anyar, termasuk bek asing Lucao dan dua talenta muda dari Persija Jakarta, kans untuk menambah amunisi baru masih terbuka lebar.
Direktur Teknis PSS Pieter Huistra memberikan sinyal aktivitas belanja tim belum sepenuhnya berhenti. Namun, pria asal Belanda ini menegaskan ada syarat dan ketentuan yang harus terpenuhi sebelum manajemen kembali mendatangkan pemain baru.
"Saat ini kami memang sudah mendapatkan Lucao dan dua pemain dari Persija. Kami senang dengan kehadiran mereka," bebernya Jumat (16/1) sore.
Jendela transfer paruh musim 2025/2026 masih akan terus terbuka hingga 6 Februari mendatang, Huistra sendiri mengaku tidak ingin gegabah. Sebab, keputusan mendatangkan pemain tambahan akan bergantung pada tiga faktor utama, yakni momentum, ketersediaan anggaran, dan perampingan skuad.
"Mungkin jika ada kesempatan, mungkin jika masih ada anggaran, dan mungkin jika ada beberapa pemain yang keluar, maka kami bisa melakukan sesuatu," ungkapnya.
Tak hanya itu, bagi Huistra, salah satu poin krusial yang menjadi perhatian adalah komposisi skuad yang saat ini dinilai mulai terlalu besar. Baginya, keseimbangan tim menjadi prioritas utama sebelum memutuskan untuk menambah pemain baru lagi.
Apalagi, lanjut Huistra, instruksi dari jajaran direksi pun sudah jelas, PSS harus melakukan efisiensi. Maka dari itu, sebelum ada nama baru yang masuk, harus ada pemain yang keluar dari skuad.
"Jadi, pertama-tama kami harus memastikan ada pemain yang keluar terlebih dahulu. Itu tugas yang kami dapatkan dari direktur. Skuad tidak boleh terlalu besar agar tetap kompetitif dan sehat secara manajemen," cetusnya. (ayu/laz)