SLEMAN - Kunci keberhasilan PSS Sleman dalam menjaga tren positif rupanya tidak hanya terletak pada ketajaman pemain di lapangan, melainkan kuatnya sinergi di balik layar.
Komunikasi intensif antara jajaran pelatih kini menjadi fondasi utama Laskar Sembada dalam menatap ketatnya kompetisi.
Pelatih PSS Ansyari Lubis menjelaskan, rutinitas diskusi telah menjadi menu wajib bagi tim pelatih.
Tidak hanya evaluasi pasca-laga, namun perencanaan detail sudah dimatangkan jauh sebelum peluit pertandingan dibunyikan.
"Beberapa kali kami mengadakan diskusi bareng pemain sebelum latihan dengan penjelasan mengenai peran masing-masing pemain serta skema yang harus dijalankan," ucapnya kemarin (13/1).
Menurut Ansyari, menjaga komunikasi saat pertandingan jauh lebih menantang dibandingkan saat latihan.
Situasi lapangan yang dinamis menuntut instruksi yang cepat dan tidak bertele-tele. Hal ini menjadi krusial, terutama saat jeda babak atau pergantian strategi di tengah laga.
"Instruksi harus singkat, jelas, dan disampaikan dengan tepat. Kami mematangkan itu semua sebelum pertandingan," tegasnya.
Dengan adanya siinergi yang solid ini, Ansyari berharap tidak hanya untuk memperkuat fondasi permainan, tetapi juga mendongkrak rasa percaya diri penggawa Super Elang Jawa.
Sebab, menurutnya, dengan pemahaman peran yang jelas, para pemain dapat menjalankan tanggung jawabnya di lapangan secara maksimal.
"Semua pemikiran serta instruksi dari technical director sudah dikomunikasikan dengan jelas, tinggal dieksekusi saja," tuturnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun