SLEMAN - Segala evaluasi terus dilakukan tim pelatih PSS Sleman. Sebab, sejauh ini tim pelatih menilai anak asuhnya masih kesulitan dalam mencetak gol cepat.
Apalagi, dalam beberapa di laga putaran kedua, PSS tercatat belum pernah mencetak gol kurang dari 30 menit babak pertama pertandingan.
Sehingga hal itulah yang menjadi perhatian khusus tim pelatih Laskar Sembada.
Menanggapi hal ini, Asisten Pelatih PSS Sleman Gilang Ramadan pun mengakui efektivitas dalam mencetak gol di menit-menit awal masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi tim pelatih.
Sehingga, hal itu menjadi bahan evaluasi utama, baik bagi tim pelatih maupun seluruh pemain.
"Kami ingin fokus pemain sejak awal laga dapat terus ditingkatkan," katanya Selasa (13/1). Tak hanya itu, meski dalam putaran kedua ini PSS berhasil mencatatkan empat kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Tapi Gilang menilai masih ada sejumlah aspek teknis yang perlu diperbaiki. Sebab tim pelatih sejauh ini juga menyoroti konsistensi dalam menjaga struktur permainan, terutama saat transisi dari menyerang ke bertahan.
"Untuk evaluasi tim, pastinya setiap latihan, setelah pertandingan kita ada evaluasi. Entah dari tim atau dari individu. Yang jelas, bagaimana caranya tim pelatih ingin menjadi lebih baik lagi untuk performa pemain," tuturnya.
Dengan fokus mencetak gol lebih cepat dan pembenahan detail teknis itu, Gilang berharap bisa tampil lebih dominan dan efektif ketika melanjutkan sisa laga di putaran kedua.
"Bagaimana caranya kita bermain fight dari kick-off pertama. Dari menit awal kita harus fight, itu yang jadi evaluasi kami," lontarnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun