JOGJA - PSIM Jogja menghadapi situasi kurang ideal di laga pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026. Laskar Mataram dijadwalkan menjamu Semen Padang FC nanti sore (4/1) di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, namun harus tampil tanpa kekuatan terbaiknya.
Ada empat pemain yang masih berkutat dalam pemulihan cedera dan belum bisa diturunkan. Mereka adalah Harlan Suardi, Anton Fase, Yusaku Yamadera, dan Donny Warmerdam.
Selain itu, PSIM juga dipastikan tanpa bek kanan muda Raka Cahyana yang harus absen karena kartu merah pada laga sebelumnya kontra PSBS Biak.
Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel tidak menampik kondisi itu menjadi tantangan tersendiri. Namun ia menegaskan seluruh pemain pelapis telah dipersiapkan untuk mengisi kekosongan.
"Sangat disayangkan beberapa pemain cedera. Namun sejak hari pertama saya sudah katakan kepada tim, para pemain yang tidak bermain sebagai starter harus siap ketika tim membutuhkan mereka," ujar Van Gastel Sabtu (3/1).
Pelatih asal Belanda itu juga menegaskan, tidak ada alasan menurunkan target tim hanya karena komposisi pemain yang pincang. "Saya tidak mengharapkan adanya performa negatif dari pemain saya. Sejak hari pertama kebanyakan dari mereka berlatih dengan sangat baik dan memiliki sikap yang sangat baik," tegasnya.
Dengan persiapan singkat usai bermain imbang 2–2 melawan PSBS Biak 29 Desember lalu, Van Gastel tetap membidik tiga poin demi mengamankan posisi PSIM di tabel klasemen.
"Untuk pertandingan ini kami harus mencoba menang lagi. Target kami untuk tidak terdegradasi. Jika Anda memenangkan pertandingan semacam ini, maka selisih poin di tabel klasemen akan jauh lebih besar," katanya.
Dari sisi pemain, bek kanan PSIM Rio Hardiawan memastikan timnya sudah siap tempur. Ia menyebut program latihan yang diberikan tim pelatih juga berjalan efektif.
"Pertandingan ini penting bagi kami. Kami semua sudah siap. Satu minggu Coach Jean Paul sudah memberi apa yang harus kami lakukan untuk main besok (Minggu, Red). Semoga hasilnya nanti baik," ucap Rio.
Baca Juga: Saatnya Rotasi Meneer Van Gastel! PSIM Jogja Krisis Pemain Jelang Jamu Semen Padang
Mngenai kekuatan Semen Padang, Rio menilai seluruh pemain lawan patut diwaspadai. Tidak hanya terpaku pada satu dua nama saja.
"Kami sudah analisis Semen Padang. Saya rasa semua harus diwaspadai, tidak satu dua pemain saja. Karena ini tim, jadi kami juga sudah mempersiapkan apa yang mau dilakukan nanti," tambahnya.
Dari kubu tim tamu, Pelatih Semen Padang Dejan Antonic mengakui timnya juga tidak dalam kondisi ideal. Sejumlah pemain masih sakit dan belum bugar sepenuhnya.
"Situasi kami cukup berat karena sejak minggu kemarin banyak pemain yang demam dan sakit. Beberapa pemain mungkin tidak 100 persen, tapi saya hormat karena banyak yang memaksa dirinya dan mau kasih yang terbaik untuk pertandingan nanti," kata Dejan.
Semen Padang sendiri dipastikan tanpa Rui Rampa yang kondisinya tidak fit dan juga Wakaso yang absen akibat akumulasi kartu.
Meski demikian, Dejan menegaskan tim akan tetap tampil habis-habisan. "Kami harus fight untuk semua poin dan semoga kami bisa dapat posisi yang paling aman untuk Semen Padang ke depannya," ujarnya.
Sementara itu, gelandang serang Semen Padang Pedro Matos menilai timnya sudah belajar dari laga sebelumnya. "Hasil pertandingan terakhir bukan hasil yang kami inginkan, tapi kami sudah menganalisisnya. Kami melihat hal-hal yang perlu diubah dan tim bekerja dengan baik," ungkapnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun