SLEMAN - Pertandingan PSS Sleman menghadapi Persipal Palu FC di Maguwoharjo International Stadium (MaglS) Minggu (28/12) malam lalu menjadi momentum spesial bagi Fachruddin Wahyudi Aryanto.
Setelah melewati masa pemulihan panjang, pemain 36 tahun ini kembali dipercaya tampil sebagai starting line-up.
Dalam pertandingan yang berakhir untuk kemenangan PSS dengan skor 4-0 itu, Fachruddin tampil 87 menit sebelum ditarik keluar digantikan Jajang Mulyana.
Hal ini menjadi sebuah bukti bahwa kerja keras, kesabaran, dan keyakinan tidak pernah mengkhianati hasil.
"Pertama-pertama saya berterima kasih kepada tim medis PSS yang sudah membantu saya, mulai dari proses medis kemudian berlanjut proses penyembuhan hingga bisa bermain kembali," kata Fachruddin kemarin (30/12).
Baca Juga: Kejutan Racikan Ansyari Lubis dengan Rombak Komposisi Pemain PSS Sleman
Fachruddin menjelaskan, masa menepi dari lapangan adalah periode terberat dalam perjalanan kariernya. Saat momentum itulah, pemain bernomor punggung 19 itu harus melawan kejenuhan untuk menjalani rutinitas yang harus dilewati serta rasa rindu yang besar segera bermain sepak bola.
"Jujur tidak mudah, tantangan terberatnya selama sembilan bulan melawan jenuh dan kerinduan bermain. Alhamdulillah dengan dukungan keluarga dan rekan satu tim membuat saya tetap semangat untuk kembali," tuturnya.
Kembali ke lapangan sebagai pemain inti tentu bukan perkara mudah. Akan tetapi dengan kepercayaan diri yang dibangun sedikit demi sedikit, dimulai dari latihan ringan, uji tanding internal, Fachruddin akhirnya mendapat kepercayaan tampil penuh di laga resmi.
"Kepercayaan dari tim pelatih menjadi salah satu faktor penting saya bisa mengembangkan rasa percara diri turun bermain. Kemudian yang tidak kalah pentingnya, saya telah menjalani semua tahapan yang sudah dilewati selama penyembuhan," lontarnya.
Baca Juga: Lucas Gama Segera Bergabung ke PSS Sleman
Usai sembuh dari cedera panjang, ia pun mengakui tetap harus mulai beradaptasi dengan situasi pertandingan dengan kalkulasi matang dalam mengambil keputusan. Positioning serta mengelola tempo permainan juga harus dikelola dengan lebih tenang.
"Karena pada pertandingan pertama kemarin, saya sedikit beradaptasi dan berhati-hati. Untuk pertandingan berikutnya insya Allah bisa lebih baik lagi," tegasnya.
Menghadapi kompetisi yang semakin sengit, secara pribadi Fachruddin berharap bisa terus menjaga kondisi, tampil konsisten, serta membantu tim meraih hasil terbaik.
"Doa dan harapan saya, semoga PSS tampil konsisten meraih kemenangan dan semakin baik performanya di pertandingan berikutnya," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun