Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Van Gastel Soroti Kekuatan Finansial Klub Papan Atas, Nikmati Persaingan Ketat BRI Super League

Fahmi Fahriza • Rabu, 17 Desember 2025 | 04:14 WIB

 

 

Para pemain PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan rutin.
Para pemain PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan rutin.

JOGJA - PSIM Jogja telah melewati rangkaian pertandingan panjang di BRI Super League 2025/2026. Hingga pekan ke-14, Laskar Mataram sudah menghadapi 13 tim, sebuah proses yang sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi Pelatih Kepala Jean Paul van Gastel.

Bagi Van Gastel, musim ini terasa spesial. Selain menjadi tahun pertamanya menukangi PSIM, kompetisi ini juga menandai debutnya berkarier di sepak bola Indonesia.

Dalam perjalanannya itu, pelatih asal Belanda ini menilai peta persaingan liga cukup jelas, terutama jika melihat kekuatan komposisi pemain dan stabilitas finansial sejumlah klub papan atas.

"Menurut saya jelas ada Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Borneo. Terutama saya pikir Jakarta dan Bandung, yang benar-benar membentuk skuad-nya secara maksimal," ujar Van Gastel kemarin (16/12).

Ia menilai klub-klub itu sejak awal menunjukkan ambisi besar untuk bersaing di jalur juara. Kualitas kedalaman skuad, pengalaman pemain, hingga konsistensi performa menjadi faktor pembeda yang cukup terasa di lapangan.

Meski demikian, Van Gastel mengaku menikmati dinamika persaingan yang terjadi sejauh ini. PSIM sendiri kini bertengger di posisi kelima klasemen sementara, sementara Borneo FC masih memimpin di puncak.

Menurutnya, jarak poin yang sebelumnya cukup lebar kini perlahan mulai terpangkas, membuat persaingan di papan atas semakin terbuka.

"Tim-tim di klasemen atas sekarang tampaknya berada dalam tren yang baik. Dan Borneo sekarang mendapatkan tekanan, yang tidak biasa mereka rasakan," bebernya.

Lebih jauh Van Gastel juga menyoroti fenomena maraknya kehadiran pemain keturunan Indonesia yang sebelumnya berkarier di luar negeri dan kini memperkuat klub-klub dengan kekuatan finansial mapan. Kehadiran para pemain itu dinilai turut memengaruhi kualitas dan intensitas persaingan liga.

"Tim seperti Persija dan Persib saya pikir tim yang bagus. Mereka mampu membeli banyak pemain. Termasuk juga yang berdarah Belanda-Indonesia di skuad-nya," ulasnya.

Menurut Van Gastel, kondisi ini membuat peta persaingan Super League semakin menarik untuk disimak. Meski PSIM saat ini berada di papan atas, ia memilih untuk tetap membumi dan tidak larut dalam euforia klasemen.

Baginya, posisi saat ini adalah hasil kerja keras seluruh elemen tim. Namun tetap perlu dijaga dengan konsistensi dan fokus pada proses. "Saya bangga dengan kinerja dan performa yang ditunjukkan para pemain," ungkapnya. (iza/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Super League #persija jakarta #Laskar Mataram #persib bandung #Jean Paul van Gastel #PSIM Jogja