SLEMAN - Guna menjaga ritme permainan tim, PSS Sleman menggelar laga uji coba melawan Garudayaksa FC. Laga persahabatan ini akan berlangsung di Maguwoharjo International Stadium (MaglS), sore (13/12).
Laga uji coba antara PSS melawan Spirit of Garuda, julukan Garudayaksa FC, diprediksi bakal berjalan menarik. Mengingat kedua tim merupakan penghuni papan atas kompetisi Championship 2025/2026.
Diketahui, saat ini Garudayaksa FC merupakan tim yang sedang memuncaki klasemen sementara Championship Grup Barat. Sedangkan Super Elja, julukan PSS Sleman ada di peringkat dua kasemen klasemen sementara Grup Timur.
Pelatih PSS Ansyari Lubis menjelaskan, laga persahabatan melawan Garudayaksa FC bukan sekadar laga uji coba biasa. Uji tanding ini merupakan bagian dari skema praseason mini yang sudah dirancang tim pelatih untuk menambal lubang-lubang evaluasi dari laga-laga sebelumnya.
"Ini kan jedanya terlalu panjang. Jadi kami bilang ya praseason mini lah," ujarnya kemarin (12/12).
Selain urusan fisik, lanjut Ansyari, laga uji tanding kontra Garudayaksa FC ini juga akan menjadi ajang pembuktian sejauh mana chemistry antarpemain PSS agar kembali terjalin.
Sebab, sejauh ini Ansyari sendiri menyoroti kebuntuan komunikasi antarpemain di atas lapangan pada putaran kedua Championship 2025/2026 ini.
"Di akhir-akhir pertandingan kemarin, pemain seperti tidak paham pergerakan temannya. Chemistry itu yang harus kami ciptakan kembali," tegasnya.
Tak berhenti di situ, bagi Ansyari laga uji coba ini juga diproyeksikan untuk membenahi penyelesaian akhir (finishing) para pemain PSS. Sebab, soal penyelesaian akhir itu masih menjadi momok yang menghantui Laskar Sembada hingga pekan ke-12 ini.
Melimpahnya peluang yang gagal dikonversi menjadi gol, menjadi catatan merah yang ingin segera dihapus dalam laga uji coba nanti.
"Kami punya banyak peluang tapi tidak terkonversi menjadi gol. Itu evaluasinya, termasuk memperbaiki rest defense kami agar lebih kokoh saat kehilangan bola," cetusnya.
Maka dari itu Ansyari berharap laga uji coba melawan Garudayaksa FC menjadi panggung bagi Gustavo Tocantins dan kawan-kawan untuk mematangkan transisi dan menajamkan taring sebelum kembali terjun ke kerasnya kompetisi resmi.
Mengingat saat ini persaingan di Grup Timur semakin ketat. "Kami ingin bisa mempersiapkan tim lebih bagus," cetusnya.
Pembina Garudayaksa FC Danang Wicaksana Sulistya (DWS) menjelaskan, laga uji coba melawan PSS ini penting bagi Garudayaksa FC untuk menjaga ritme permainan. Sekaligus mengevaluasi komposisi pemain menjelang bursa transfer Januari.
"Semoga uji coba dengan PSS ini bisa jadi bekal bagi kedua tim. Mudah-mudahan Garudayaksa FC dan PSS Sleman, yang sama-sama memuncaki klasemen Grup Barat dan Timur, bisa bertemu di pertandingan puncak Liga 2 Championship," tandas pria yang juga menjabat ketua DPW Partai Gerindra DIJ ini. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun