BANTUL - Meski rela menelan kekalahan perdana dengan skor 2-1 dari Mataram United di ajang Liga 4 Piala Gubernur DIY di Lapangan Dwi Windu, Bantul, Selasa (2/12) sore, klub pendatang baru KAFI Jogja tetap berambisi meraih juara umum dan lolos ke putaran nasional di musim 2025/2026 ini.
CEO KAFI Jogja Heri Kurniawan menjelaskan, bukan tanpa alasan pihaknya memiliki target juara. Target didasarkan pada prestasi yang sebelumnya pernah dirah pada cabang olahraga futsal, di mana saat itu tim KAFI Jogja menjadi juara nasional untuk turnamen Ramadan Cup se-Indonesia.
"Pemain kami juga bagus-bagus. Kami diperkuat oleh beberapa pemain eks EPA PSS Sleman," ucapnya setelah pertandingan.
Selain itu, alasan lain Heri mencanangkan target juara karena KAFI Jogja sendiri telah melakukan persiapan selama tiga bulan dengan menyeleksi 26 pemain.
Skuad ini juga diisi pemain dari DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, bahkan didukung pemain dari Liga 2 seperti Rans Nusantara dan Serpong City.
Tak hanya itu, untuk kompetisi Liga 4 Piala Gubernur DIY kali ini KAFI Jogja juga telah menunjuk Novendi sebagai pelatih kepala, yang dinilai memiliki leadership dan rekam jejak bagus.
"Target kami dua. Kalau tidak juara, kami jadi yang pertama, peringkat satu. Jadi intinya tidak ada target selain juara," lontarnya.
Walaupun Heri menyadari persaingan di Liga 4 Piala Gubernur DIY kali cukup ketat, manajemen KAFI Jogja sendiri masih mengaku tetap optimistis. "Fokus kami sebenarnya bukan di Liga 4-nya, tapi di usia dini," ujarnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun