Gelaran ini menandai era baru kompetisi amatir tingkat provinsi di wilayah Yogyakarta.
Dilansir dari Instagram @pssidiy, Liga 4 Piala Gubernur DIY edisi perdana ini akan diikuti oleh tujuh klub anggota resmi PSSI yang ada di DIY.
Mereka adalah PS HW UMY selaku juara bertahan, Mataram Utama FC, Duta Pro Bina Taruna, JK United Tamanan, UAD FC, Gunung Kidul Tigers, serta KAFI yang merupakan pendatang baru pada musim ini.
Ketujuh tim tersebut akan bersaing untuk memperebutkanposisi teratas untuk melangkah menuju putaran nasional.
Pertandingan akan digelar satu kali setiap pekan, tepatnya setiap hari Selasa dan berlangsung di tiga venue berbeda yang berada di wilayah Bantul dan Yogyakarta.
Mulai dari Stadion Dwi Windu Bantul, Lapangan Sitimulyo Piyungan, serta Lapangan Kampus UMY Ringroad Barat telah ditetapkan sebagai lokasi resmi pertandingan.
Kick-off kompetisi djadwalkan pada 2 Desember 2025, dan akan berlangsung serentak di ketiga lokasi tersebut.
Format pertandingan yang terjadwal rutin setiap pekan diharapakan mampu memberikan ritme kompetitif yang konsistern bagi para pemain.
Sekaligus juga mendorong kualitas permainan klub-klub amatir agar semakin meningkat level permainannya dan diharapakan dapat menjadi sarana pembinaan dan pengembangan talenta muda di Yogyakarta.
Puncak kompetisi akan berlangsung pada 18 Januari 2026, di mana dua tim terbaik akan saling berhadapan dalam laga Grand Final di Stadion Mandala Krida Yogyakarta.
Selain memperebutkan gelar juara, tim yang berhasil menyabet trofi akan mendapatkan Piala Bergilir Gubernur DIY.
Tidak hanya itu, Juara pada kompetisi ini juga akan menjadi wakil resmi Provinsi DIY untuk melaju ke Putaran Nasional Liga 4 yang memperebutkan Piala Presiden pada April-Mei 2026.
Kesempatan tampil di tingkat nasional menjadi motivasi tersendiri bagi setiap klub yang mengikuti Piala Gubernur musim ini.
Dengan persaingan yang ketat, Liga 4 Piala Gubernur DIY diharapkan mampu menjadi wadah peningkatan prestasi sepakbola akar rumbut sekaligus memperkuat ekosistem kompetisi di Yogyakarta.
Kompetisi ini juga menjadi ajang pembuktian bagi klub-klub lokal untuk menunjukkan kualitas terbaik mereka di pentas regional dan nasional.
Penulis: Alif Rizki Wahyu N K
Sumber: Instagram @pssidiy