JOGJA - Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY secara resmi telah mengganti nama gelaran kompetisi Liga 4 Putaran Provinsi DIY Tahun 2025/2026 dengan tajuk baru, Liga 4 Piala Gubernur DIY. Transformasi itu dipastikan setelah Gubernur Hamengku Buwono X memberikan lampu hijau dan persetujuan resmi kepada PSSI Provinsi DIY terkait pelaksanaan kompetisi itu.
Diketahui edisi perdana Liga 4 Piala Gubernur DIJ musim 2025/2026 ini akan diikuti oleh tujuh klub anggota PSSI di wilayah DIY. Ketujuh tim itu adalah PS HW UMY yang merupakan tim dengan status juara bertahan, Mataram Utama FC, Duta Pro Bina Taruna, JK United Tamanan, UAD FC, Gunung Kidul Tigers dan pendatang baru yakni KAFI.
"Kompetisi akan digulirkan serentak mulai 2 Desember 2025," kata Ketua Umum Asprov PSSI DIY Dessy Arfianto, Minggu (30/11). Format pertandingan Liga 4 Piala Gubernur DIY musim 2025/2026 ini dijadwalkan akan berlangsung seminggu sekali. Itu berlangsung setiap hari Selasa.
Selain itu, lanjut Dessy, Asprov PSSI DIY sendiri juga telah menetapkan tiga venue utama untuk memfasilitasi pertandingan-pertandingan tersebut. Ketiga venue tersebut adalah Stadion Dwi Windu, Bantul, Lapangan Sitimulyo, Piyungan, dan Lapangan Kampus UMY.
"Grand final Liga 4 Piala Gubernur DIY musim 2025/2026 akan berlangsung 18 Januari di Stadion Mandala Krida," ujarnya.
Tak hanya itu saja, Dessy juga menjelaskan jika kompetisi Liga 4 Piala Gubernur DIJ musim 2025/2026 ini juga akan menawarkan insentif besar bagi para peserta. Sebab, juara Liga 4 Putaran Provinsi DIJ nantinya berhak memboyong Piala Bergilir Gubernur DIY.
"Sang juara juga akan mengemban tugas membawa nama harum daerah dengan maju mewakili Provinsi DIY ke Putaran Nasional Liga 4 untuk memperebutkan Piala Presiden yang dijadwalkan berlangsung pada bulan April hingga Mei 2026 nanti," ucapnya. (ayu/laz)