JOGJA - Gelandang serba bisa PSIM Jogja Ze Valente menjadi salah satu rekrutan paling penting Laskar Mataram di musim kompetisi BRI Super League 2025/2026. Didatangkan dengan pengalaman panjang di sepak bola Indonesia, pemain asal Portugal itu langsung memberi dampak signifikan baik dalam kreativitas serangan maupun fleksibilitas taktik tim.
Valente dikenal mampu mengisi banyak posisi, mulai dari gelandang serang, gelandang tengah, hingga winger. Kemampuannya beradaptasi membuat pelatih memiliki banyak opsi dalam membangun permainan. Sejauh ini dari 11 pertandingan yang sudah dijalani bersama PSIM, pemain kelahiran 14 Mei 1994 itu sukses mencetak tiga gol dan satu assist.
Berbekal pengalamannya bermain untuk sejumlah klub Indonesia seperti PSS Sleman, Persebaya Surabaya, dan Persik Kediri, Valente mengaku tidak menemui banyak kesulitan dalam proses adaptasi bersama PSIM. Meski PSIM berstatus sebagai tim promosi, ia merasa atmosfer kompetitif dan kualitas permainan tim sangat positif.
"Saya tidak merasa ada perbedaan yang besar. Meski ini skuad dengan banyak pemain dari divisi atau liga dua," katanya, kemarin (20/11).
Ia justru memuji perkembangan para pemain PSIM. Menurutnya, banyak penggawa tim ini yang baru kali pertama tampil di kompetisi kasta tertinggi, tetapi mampu memperlihatkan kualitas yang menjanjikan.
"Beberapa di antaranya baru menjalani tahun pertama di divisi satu, tetapi para pemain tampil bagus dan sudah merespons seperti yang diharapkan," tuturnya.
Valente berharap tren itu terus berlanjut sepanjang musim. Ia menilai semangat dan kemampuan para pemain lokal serta kombinasi dengan legiun asing dapat menjadi modal penting bagi PSIM untuk bersaing dengan tim-tim besar.
"Saya berharap mereka terus berkembang dan menunjukkan potensi untuk tetap bertahan di divisi pertama," ujarnya.
Ditanya soal target pribadinya musim ini, Valente menegaskan fokus utamanya adalah membantu PSIM bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Ia menempatkan stabilitas tim sebagai prioritas utama.
"Target utama saya adalah menjaga PSIM tetap berada di divisi pertama. Jika saya bisa mencapai itu, saya akan sangat senang," serunya.
Sementara untuk target individu, Valente mengaku tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Baginya, performa pribadi akan mengikuti selama ia bisa memberikan kontribusi maksimal bagi tim.
"Target pribadi akan datang dengan sendirinya. Tapi yang terpenting adalah membantu tim bertahan di divisi pertama," tandasnya. (iza/laz)