JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mengganjar penghargaan bagi ratusan atlet pelajar.
Terkhusus yang telah menyabet prestasi di tingkat provinsi dan kota.
Di sisi lain, kalangan atlet berharap ada lebih banyak wadah peningkatan kompetensi.
Hal itu diungkapkan oleh Muhammad Kadhafi, perwakilan juara satu dalam kompetisi sepakbola Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat nasional ini mengatakan, timnya ingin bisa berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Baca Juga: PSIS Semarang Resmi Pecat Ega Raka Galih Sebagai Gebrakan Mahesa Jenar Dibawah Manajemen Baru
Termasuk dapat masuk sebagai kandidat pemain tim nasional (timnas) Indonesia.
Sehingga, siswa SMPN 13 Kota Jogja yang mewakili kemantren Mantrijeron ini pun berharap agar pemerintah bisa lebih banyak melaksanakan kompetisi.
Sehingga kemampuan di bidang olahraga timnya dapat semakin baik.
“Dari pertandingan kemarin sangat seru, sehingga kami berharap ada lebih banyak pertandingan lagi,” ujar Khadafi seusai menerima penghargaan, Kamis (20/11/2025).
Baca Juga: Mengapa Perokok Sulit Disuruh Berhenti? Ini Alasannya!
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja Budi Santosa Asrori mengungkapkan, ada ratusan atlet yang diganjar penghargaan dan uang pembinaan.
Meliputi peraih medali di Popda DIY, Peparda DIY, Porsiswa dan GSI tingkat nasional tahun 2025.
Budi membeberkan, untuk Popda DIY, Kota Jogja berhasil meraih juara umum dengan perolehan 97 medali emas, 70 perak, dan 92 perunggu.
Baca Juga: Brace Alessia Russo Bawa Arsenal Comeback Gemilang untuk Taklukkan Real Madrid
Kemudian untuk Peparda DIY meraih 11 emas, 6 perak, dan 7 perunggu.
Lalu untuk GSI, atlet pelajar asal Kota Jogja berhasil menyabet juara satu tingkat DIY.
Sementara untuk Porsiswa diberikan uang penghargaan bagi tiga juara di delapan cabang olahraga.
Meliputi atletik, catur, karate, futsal, panahan, pencak silat, renang, dan sepak takraw.
Baca Juga: Wolfsburg Beri Manchester United kekalahan Pertama di Liga Champions Wanita
“Mudah-mudahan dengan adanya tali asih atau penghargaan ini dapat memberi motivasi bagi anak-anak maupun pendamping agar lebih berprestasi lagi di masa depan,” ucap Budi.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan berharap, lewat apresiasi yang diberikan bisa semakin membuat para atlet giat berlatih.
Sebab setiap kompetisi merupakan ruang untuk belajar dan terus bertumbuh.
Menurut Wawan, Kota Jogja masih sangat membutuhkan generasi muda yang siap tampil dan siap berjuang. Sehingga dapat mengharumkan nama Kota Jogja.
“Baik itu di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” tegas Wawan. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin