Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Muskablub Bantul Diulang hingga Tiga Kali, Desak PBTI Tunjuk Caretaker Pengda TI DIY

Kusno S Utomo • Senin, 17 November 2025 | 14:55 WIB

Sukamto - Ketua Lembaga Kajian Olahraga dan Budaya Jogjakarta
Sukamto - Ketua Lembaga Kajian Olahraga dan Budaya Jogjakarta

JOGJA - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Letjen TNI Richard Tampubolon didesak segera mengisi kekosongan Pengurus Daerah (Pengda) TI DIJ. Desakan itu menyusul berakhirnya masa bakti Pengda TI DIJ 2021-2025.


“Per 15 November 2025 masa bakti kepengurusan berakhir. Sesuai ketentuan sebelum diselenggarakannya musyawarah daerah atau musyawarah provinsi luar biasa (musprovlub), ditunjuk carataker ketua umum Pengda TI DIJ,” ujar Ketua Lembaga Kajian Olahraga dan Budaya Jogjakarta Sukamto kemarin (16/11).


Sukamto yang pernah menjabat kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Olahraga (Kesbangpor) Kota Jogja itu saat ini aktif di berbagai kajian olahraga maupun budaya. Salah satunya, olahraga taekwondo. Maklum, pria yang tinggal di bilangan Wirobrajan, Jogja, itu juga punya latar belakang pelatih taekwondo.


Selama beberapa waktu, mencermati kepengurusan Pengda TI DIJ. Ada kejadian yang mengemuka. Di antaranya, muncul masalah di Pengurus Kabupaten (Pengkab) TI Bantul. Ketua Umum Pengda TI DIJ Rudy Kushardiyanto beberapa kali berupaya menggelar Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) TI Bantul.


Namun pelaksanaan Muskablub Bantul itu dinilai bertentangan dengan AD/ART Pasal 34 ayat (3). Lantaran itu, Muskablub pada 13 Oktober 2025 dan diulang lagi pada 9 November 2025 tidak dapat berjalan.


Faktornya karena ada penolakan dari Pengkab TI Bantul yang lama, dan pengurus dojang/unit latihan di Kabupaten Bantul. “Mekanisme pemilihan juga ditolak KONI Bantul gara-gara tak sesuai regulasi,” terangnya.


Menyikapitu, Sukamto bersama pemerhati Taekwondo Jogja Ragil Atmaja bersilaturahmi dengan PBTI di Jakarta. Kedatangannya di kantor PBTI langsung diterima ketua umum. “Sambutan Pak Richard sangat baik. Beliau memberikan perhatian serius,” ceritanya. Hal sama juga disampaikan Ragil. Dia mengungkapkan, ketua umum PBTI mengikuti kondisi di DIJ. Khususnya dinamika di Muskablub Bantul.


Di tengah masa bakti kepengurusan Pengda TI DIJ periode 2021-2025, baik Sukamto maupun Ragil dikejutkan dengan kembali beredarnya undangan Muskab TI Bantul. Sesuai undangan yang diteken Ketua Panitia Muskablub Pandji Ari Wardana, acaranya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu 15 November 2025.

 

“Tapi tempat acaranya menyesuaikan. Ini agak aneh, muskablub kok tempatnya belum diketahui. Apalagi masa bakti pengurus provinsi sudah berakhir,” tanyanya.
Dia mengkhawatirkan kalau Muskablub TI Bantul sampai tiga kali diadakan dan gagal terus karena ditolak KONI Bantul, bisa dicatat sejarah. Masuk Museum Rekor Indonesia alias Muri. “Seperti minum obat hingga tiga kali,” sindirnya. (kus/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#Pengda #PBTI #Taekwondo #Richard Tampubolon #sukamto