SLEMAN - Kawasan Candi Prambanan bakal menjadi magnet sejarah bagi para pecinta olahraga Muaythai di Indonesia. Sebab kawasan tersebut akan disulap untuk menggelar Jogjakarta Summer Fights Istimewa - AWMI Super Fight Festival yang diselenggarakan oleh Asosiasi World Muaythai Indonesia (AWMI).
Ketua Umum AWMI Dewanto P. Siregar menjelaskan pemilihan Candi Prambanan sebagai tempat pelaksanaan Jogjakarta Summer Fights Istimewa - AWMI Super Fight Festival bukan sekadar untuk gagah-gagahan. Sebab menurutnya, latar belakang arsitektur Hindu kuno yang megah diyakini akan menciptakan atmosfer magis yang tak tertandingi, baik bagi atlet maupun penonton.
Baca Juga: Percepat Tanggulangi Kemiskinan, Gubernur Ahmad Luthfi Gandeng Berbagai Stakeholder
"Bayangkan atmosfer pertarungan dengan latar belakang megah Prambanan. Ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga pengalaman visual dan emosional yang tak terlupakan," katanya, Rabu (12/11).
Selain itu, Dewanto juga menjelaskan jika gelaran yang dijadwalkan akan berlangsung pada April 2026 itu diprediksi bakal membawa angin segar bagi denyut ekonomi tlatah Jogjakarta dan sekitarnya. Sebab dengan adanya agenda tersebut lonjakan wisatawan mancanegara dan domestik yang meminati olahraga beladiri serta kekayaan budaya, otomatis akan memicu multiplier effect.
"Okupansi hotel, mulai dari homestay hingga hotel berbintang di sekitar Prambanan, Klaten, dan Jogjakarta dipastikan akan melonjak drastis," tegasnya.
Baca Juga: Orang Tua Pembuang Bayi di Prambanan Tertangkap, Selama Kehamilan Sang Ibu Tetap Jalani Kuliah
Tak hanya itu, Dewanto juga mengatakan jika gelaran tersebut bakal berlangsung di Candi Prambanan, yang pasti tempat makan tradisional maupun modern pun juga akan panen pengunjung. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjual souvenir dan kerajinan tangan khas Jogja dan Jawa Tengah pun juga akan kecipratan rezeki.
Dari sisi pertandingan, Dewanto menjelaskan jika rencananya event Muaythai tersebut akan menampilkan beberapa kategori pertandingan, baik kategori amatir, semi-pro, dan profesional dengan petarung-petarung terbaik nasional.
"Selain di Prambanan sebagai lokasi pertandingan, kami juga akan gelar Weight In di Kawasan Tebing Breksi. Ini untuk mempromosikan juga ya destinasi wisata di DIJ, khususnya Sleman," lontarnya.
Sementara Dirut BOB, Agustin Peranginangin, mengatakan jika pada kesempatan ini pihak AWMI telah menggandeng BOB untuk melaksanakan event Jogjakarta Summer Fights Istimewa - AWMI Super Fight Festival. Sehingga harapannya sinergi antara AWMI dan BOB dalam ajang ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor (olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif) mampu menciptakan multiplier effect yang masif.
"Diharapkan event ini menjadi agenda tahunan yang tak hanya memajukan Muaythai Indonesia, tetapi juga mengukuhkan Prambanan sebagai destinasi wisata unggulan dunia," jelasnya. (ayu).
Editor : Heru Pratomo