JOGJA - Duel sengit akan tersaji di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul dalam lanjutan pekan ke-11 BRI Super League 2025/2026. Mempertemukan tuan rumah PSIM Jogja melawan tamunya Persik Kediri, Jumat (31/10).
Sebelum kompetisi BRI Super League musim ini resmi dimulai, Laskar Mataram dan Macan Putih sendiri pernah bertemu dalam pertandingan uji coba di pramusim Juli lalu. Dalam laga uji coba itu, PSIM harus tunduk dengan skor 0-2.
Bek kiri sekaligus Kapten PSIM Reva Adi Utama mengungkapkan, kekalahan PSIM di pramusim lalu melawan Persik sama sekali tidak memengaruhi mentalitas para pemain dalam menatap pertandingan kali ini.
"Benar kami kalah 2-0 di pramusim lawan Kediri. Saat itu masih uji coba, dan saya rasa lumrah saja kalah. Itu juga tidak jadi patokan," katanya kepada Radar Jogja, Kamis (30/10).
Pemain asal Makassar ini menyampaikan, dengan adanya uji coba tanding sebelumnya hal tersebut justru jadi modal positif tim untuk mengevaluasi diri. Sekaligus memahami peta kekuatan tim lawan.
"Itu jadi modal berharga karena sudah pernah berhadapan di pramusim. Pemain sudah paham apa yang harus dilakukan. Sejauh ini kita sudah sangat siap secara keseluruhan," bebernya.
Reva menambahkan, PSIM secara keseluruhan sudah siap dan dalam kondisi bagus. Termasuk bisa bermainnya kembali bek tengah Franco Ramos Mingo, yang pekan lalu harus absen karena akumulasi kartu kuning.
"Ramos sudah bisa main lagi. Ini bagus sekali dan kita lebih siap dan kuat. Siapa pun yang main pada dasarnya tidak masalah, tapi dengan adanya Ramos tim jadi lebih siap," ulasnya.
Reva juga mewaspadai Persik Kediri yang kini dilatih Ong Kim Swee. Bahkan ia juga turut menganalisa permainan tim lawan dan memetakan beberapa pemain yang punya potensi membahayakan lini pertahanan Laskar Mataram, salah satunya gelandang serang Persik asal Venezuela.
"Salah satu pemain Persik yang berbahaya itu Williams Lugo. Lalu gelandang mereka juga kreatif. Kita harus serius hadapi situasi ini," tandasnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun