Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis Tampik Tidak Ada Variasi Serangan dalam Timnya

Adib Lazwar Irkhami • Rabu, 15 Oktober 2025 | 02:49 WIB
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis

SLEMAN - Hingga pekan kelima kompetisi Championship 2025/2026, strategi bermain PSS Sleman dinilai belum menunjukkan variasi signifikan. Tim pelatih Laskar Sembada ini tampaknya terus mengandalkan skema penyerangan dari sisi sayap, pola yang kerap dieksploitasi dan semakin terlihat jelas dalam beberapa laga terakhir.


Puncak dari pola permainan itu pun tampak saat PSS menjamu Kendal Tornado FC di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Sleman, Minggu (12/10) lalu. Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 3-1 untuk Super Elja ini, ketiga gol yang dicetak Frédéric Injaï, Gustavo Tocantins, dan Dominikus Dion dinilai tercipta melalui skema serangan dari sektor sayap atau serangan yang dibangun dari pinggir lapangan.


Kemenangan itu sendiri juga menempatkan PSS di posisi kedua klasemen sementara Grup Timur Championship 2025/2026 dengan perolehan sempurna 15 poin dari lima pertandingan, hanya kalah selisih gol dari pemuncak klasemen, Barito Putera FC. Meski begitu, keberhasilan tim kebanggaan masyarakat Sleman ini nampaknya diiringi sorotan tajam terhadap minimnya perubahan taktik yang diterapkan oleh tim pelatih.


Menanggapi hal itu, Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis menyatakan memang benar pola serangan dari sayap itu adalah bagian dari latihan yang telah dijalani pemain. Namun, pelatih yang akrab disapa Uwak ini menampik anggapan timnya hanya mengandalkan satu cara menyerang saja.
"Jadi semuanya kami lakukan, tapi kami tidak hanya melalui dari wing play atau dari flank saja," katanya, Selasa (14/10).


Tak hanya itu, Uwak juga menjelaskan, sebenarnya tim pelatih PSS sudah menyadari betul risiko besar yang akan dialami jika timnya hanya bergantung pada satu skema serangan sayap. Maka dari itu tim pelatih juga melakukan strategi agar timnya bisa melakukan serangan dari segala arah.


"Karena dalam sepak bola kalau cuma mengandalkan flank, lalu lawan menutup kami selesai," tegasnya. (ayu/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Frederic Injai #ansyari lubis #MaGIS #PSS Sleman #Maguwoharjo International Stadium #Gustavo Tocantins #Super Elja #Grup Timur