SLEMAN - Sukses melanjutkan tren positif di Championship 2025/2026 usai membungkam 3-0 Persipal Palu di Stadion Gawalise, Palu, Minggu (5/10) sore lalu, membawa Super Elja terus menempel ketat pemuncak klasemen Barito Putera FC yang sama-sama mempunyai 12 poin. PSS hanya kalah selisih gol dengan Barito Putera FC.
Namun di balik kemenangan gemilang yang diraih berkat brace dari Frédéric Injaï dan satu gol dari Cleberson Souza itu, ada kabar kurang menyenangkan datang dari kondisi fisik para pemain.
Beberapa pemain mengalami masalah fisik, diduga karena kondisi lapangan dan letak stadion yang menantang.
Namun, Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis menyatakan tidak ada pemain yang mengalami cedera serius seperti patah tulang dan lainnya.
Pelatih berusia 55 tahun ini mengakui jika saat ini ada beberapa pemain yang menunjukkan gejala cedera ringan karena kesulitan dalam beradaptasi selama pertandingan.
"Kalau patah tidak ada. Tapi kalau cedera, ada beberapa pemain di situ," ucapnya kemarin (6/10).
Ia mengungkapkan kondisi geografis Stadion Gawalise yang berada di lokasi tinggi diduga memengaruhi tingkat kelembaban dan ketersediaan oksigen para pemain.
Sehingga, hal itu secara langsung berdampak pada stamina dan pernapasan para pemain.
Sehingga setelah mendarat di Sleman, Ansyari meminta tim medis untuk melakukan pemulihan terhadap pemain. Ini sangat penting, mengingat jadwal kompetisi yang harus dihadapi PSS di bulan Oktober ini sangat padat.
"Ya, jadi mudah-mudahan recovery nanti, kami lihat apa analisa dari dokter," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun