SLEMAN – Kontingen Sleman kembali menunjukkan dominasinya pada ajang Porda XVII DIY 2025. Kali ini, giliran tim wushu Bumi Sembada yang berhasil unjuk gigi dan mengukuhkan prestasi.
Bertempat di GOR Sinduadi, Sleman, pertandingan berlangsung selama tiga hari. Terhitung mulai Jumat (12/9) hingga Minggu (14/9). Dalam ajang tersebut, kontingen Sleman keluar sebagai juara umum cabor wushu dengan raihan 17 medali yang terdiri dari tujuh emas, enam perak, dan empat perunggu.
Baca Juga: Dulu Chromebook Kini Janjikan IFP, Distribusi ke Sekolah di Kulon Progo Masih Simpang Siur
Posisi kedua ditempati tim wushu Kota Jogja dengan perolehan tujuh medali, yakni satu emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Sementara itu, Kabupaten Bantul harus puas di posisi ketiga dengan mengantongi enam medali yang terdiri dari satu emas, satu perak, dan empat perunggu. Di posisi keempat ada Kabupaten Kulon Progo yang membawa pulang enam medali, yaitu satu emas dan lima perunggu.
Baca Juga: Kalahkan Bantul Dua Set Langsung, Ganda Campuran Tenis Lapangan Sleman Sabet Emas Porda XVII DIY 2025
Tahun ini menjadi momen bersejarah karena cabor wushu baru pertama kali dipertandingkan secara resmi di Porda, setelah dua tahun lalu hanya digelar sebagai eksibisi. Kompetisi kali ini diikuti 47 atlet dari Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Kota Jogja, dengan dua kategori yang dipertandingkan. Yakni taolu (jurus tangan kosong dan senjata untuk putra-putri), serta sanda (pertarungan berdasarkan kelas berat 48 kg, 52 kg, 56 kg, 60 kg, dan 70 kg).
Baca Juga: Tingkat Konsumsi Ikan di Kota Jogja Naik hingga 38 Persen, Namun Produksinya Hanya Lima Ton per Tahun, Masih Andalkan Luar Wilayah
“Melalui Porda ini, kami berharap para atlet mendapatkan pengalaman berharga dan semakin bersemangat untuk berlatih demi menghadapi kompetisi yang lebih besar,” ujar Ketua Panitia Wushu Porda XVII DIY 2025 Eunike Martanti usai laga final Minggu (14/9).
Nike berpesan, agar seluruh atlet menjaga kekompakan, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas. “Dengan semangat kebersamaan, kita yakin para atlet wushu DIY dapat menjadi tim yang solid dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional,” katanya. (Sarah Utami)