JOGJA - PSIM Jogja akan menjalani tiga laga berat di bulan September dalam kompetisi BRI Super League 2025/2026, di mana dua di antaranya laga tandang.
Laskar Mataram akan menghadapi laga kandang kontra Borneo FC di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul 14 September mendatang, disusul dua laga tandang melawan Bali United dan PSM Makassar pada 20 dan 27 September.
Manajer PSIM Razzi Taruna mengungkapkan, secara pribadi ia tidak sabar untuk menantikan pertandingan PSIM kontra Borneo FC.
Selain karena kualitas bagus yang dimiliki Borneo, faktor kedekatan juga menjadi salah satu alasan yang dimiliki Razzi.
"Karena Nabil Husein presiden klub di Borneo itu sahabat saya. Dia mentor juga dan ini akan menarik," katanya kepada Radar Jogja, Selasa (9/9).
Secara prinsip diakui PSIM siap bertanding. Apalagi saat ini tim sedang dalam suasana positif dan mental bertanding yang baik. Di mana laga terakhir PSIM berhasil mencuri tiga poin penuh dari kandang Malut.
Hal itu diakuinya akan menjadi lecutan semangat bagi tim, apalagi mereka akan bermain di hadapan para pendukung setia di SSA.
"Tim dalam kondisi positif dan bagus. Saya tidak sabar. Ini pertandingan yang seru dan menarik sekali," ungkapnya.
Sementara itu, menatap dua laga tandang yang akan dilalui, Razzi mengakui Bali United maupun PSM Makassar adalah sama-sama tim yang hebat.
"Apalagi Bali, di pre season kemarin kita mendapat hasil yang tidak diinginkan. Dan ini jadi evaluasi tim juga secara menyeluruh," tuturnya.
Seminggu setelah laga di Bali, tim akan bertolak ke Makasar. Razzi membeberkan ini akan jadi pengalaman pertama bagi banyak pemain untuk berlaga di Makassar, bahkan untuk dirinya.
Razzi menyoroti, tim PSIM memiliki komposisi pemain yang mumpuni. Namun ada faktor eksternal yang juga cukup dikhawatirkan.
Yakni para pemain PSIM akan melakoni perjalanan panjang, setelah away ke Bali, dilanjut away ke Makassar seminggu setelahnya.
"Ini pertama kali juga saya selaku manajer tim ke Makassar. Lalu jaraknya cukup jauh juga. Jadi akan sangat sulit, tapi kami yakin dengan tim PSIM," tandasnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun