Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri Gala Dinner PORDA XVII DIY 2025 yang berlangsung di Taman Budaya Gunungkidul pada Minggu malam (7/9).
Menurutnya, PORDA bukan sekadar perhelatan rutin, melainkan ruang pembuktian sekaligus pencarian bibit unggul yang kelak dapat mewakili DIY di tingkat nasional maupun internasional.
“Kompetisi olahraga tidak hanya menjadi wadah mengasah kemampuan fisik, namun juga sarana pembentukan karakter. Sportivitas, fair play, dan semangat juang harus menjadi pegangan kita. Kemenangan sejati bukan sekadar meraih medali, tetapi menjaga persaudaraan, mempererat kebersamaan, dan menumbuhkan semangat pantang menyerah,” tegasnya saat memberikan arahan.
Paku Alam X juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam persiapan hingga penyelenggaraan PORDA XVII.
Ia berharap, momentum ini dapat menjadi tonggak kebangkitan olahraga Yogyakarta.
“Harapan kita, atlet-atlet DIY mampu berdiri di podium tertinggi, mengibarkan Merah Putih, dan mengumandangkan Indonesia Raya,” katanya disambut tepuk tangan para undangan.
Sebagai tuan rumah, Kabupaten Gunungkidul menyiapkan penyambutan hangat.
Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen dari kabupaten/kota se-DIY.
Menurut Joko, PORDA tidak hanya berorientasi pada capaian medali, tetapi juga mempererat persaudaraan antar daerah.
“Melalui olahraga, kita belajar arti kedisiplinan, kerja keras, sportivitas, dan pantang menyerah. Nilai-nilai ini menjadi fondasi dalam membangun bangsa yang kuat,” ujarnya.
Ia menegaskan, Gunungkidul berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta maupun tamu.
Tidak hanya sukses dalam pelaksanaan, Joko juga ingin menjadikan PORDA sebagai momentum untuk mengenalkan potensi wisata, seni, hingga kuliner khas Gunungkidul kepada publik yang lebih luas.
“Kami berharap para atlet bertanding penuh semangat, para tamu merasa nyaman, dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. PORDA ini harus kita maknai sebagai pesta olahraga sekaligus pemersatu masyarakat,” tegasnya.
Editor : Bahana.