King Argentine Raih Gelar Triple Crown, Indonesia Sambut Era Baru Pacuan Kuda
Cintia Yuliani• Senin, 28 Juli 2025 | 04:45 WIB
KOMPETISI: peserta berlaga di Kejuaraan Indonesia
BANTUL – Sejarah baru terukir di IHR-Indonesia Derby 2025. Kuda andalan King Argentine berhasil memenangkan Kelas 3 Tahun Derby 2.000 meter, sekaligus menyempurnakan gelar Triple Crown Indonesia setelah sebelumnya merajai Serie 1 dan Serie 2.
Keberhasilan ini menjadikan King Argentine sebagai kuda pertama dalam lima tahun terakhir yang menyapu bersih tiga mahkota pacuan paling bergengsi di Tanah Air.
Namun, di balik sorak-sorai kemenangan dan total hadiah Rp 1,2 miliar yang diperebutkan oleh 156 kuda terbaik dari 12 provinsi. Yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara.
VP Marketing & Operation SARGA.CO Kevin Jonathan Van Houten menyebutkan penyelenggaraan tahun ini membawa banyak elemen inovatif. Acara kali ini dilaksanakan dua hari, hari pertama dirancang untuk menjangkau anak muda dan keluarga.
"Kita bikin zona bermain anak, lomba gambar, dan edukasi seputar kuda. Sudah lebih dari 200 anak ikut. Ini bukan cuma lomba, ini budaya,” ujarnya saat konferensi pers di Stadion Sultan Agung Minggu (27/7).
Pertumbuhan penonton pun mencolok. Dari 1.500 penonton live streaming di awal penyelenggaraan, kini mencapai 8.000 penonton langsung dan lebih dari 10 ribu views per acara. Bahkan, konten-konten di TikTok terkait pacuan ini telah menembus 7–8 juta penayangan. Ini menandai lonjakan minat pacuan kuda di masyarakat.
Bahkan penonton di Stadion Sultan Agung yang menyaksikan pertandingan pacuan kuda ini sebanyak 15 ribu penonton. Ini menjadi langkah awal masyarakat akan lebih tertarik dengan pacuan kuda ini.
Lebih jauh Ketua Umum PP Pordasi Aryo Djojohadikusumo menyampaikan, bahwa potensi pacuan kuda Indonesia justru masih besar di luar Pulau Jawa.
“Di Aceh, jumlah penonton pacuan kuda bisa sampai 120 ribu. Itu melebihi pertandingan sepak bola.”
Dengan bangkitnya kembali olahraga ini dan sorotan nasional yang kini mengarah pada pacuan kuda, Aryo menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto yang juga pecinta kuda.
“Bapak presiden selalu tekankan kedepankan keselamatan. Mau sehebat apa acaranya, kalau ada kecelakaan, itu bukan hari yang indah,” ujarnya. (cr2)