Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gelar Pelatihan Teknik Talent Identification, NPCI DIY Ingin Jaring Atlet-Atlet Disabilitas Baru di DIY

Adib Lazwar Irkhami • Minggu, 20 Juli 2025 | 02:15 WIB

 

CARI BIBIT BARU: Narasumber dan peserta Pelatihan Teknik Talent Identification Tahun 2025 saat berfoto bersama.
CARI BIBIT BARU: Narasumber dan peserta Pelatihan Teknik Talent Identification Tahun 2025 saat berfoto bersama.
 

JOGJA - National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DIY menggelar kegiatan Pelatihan Teknik Talent Identification Tahun 2025 kepada para pegiat olahraga disabilitas DIY dan mahasiswa UNY di Hotel Aveon, Jogjakarta Sabtu (19/7). Kegiatan ini dalam rangka melakukan pencarian bibit atlet disabilitas di DIY.

Sekretaris Umum NPCI DIY Sudartatik menjelaskan, Pelatihan Teknik Talent Identification Tahun 2025 ini lebih dari sekadar program teknis. Melainkan gerakan bersama untuk mendorong kesetaraan bagi para penyandang disabilitas untuk berkembang dan berprestasi di bidang olahraga sedini mungkin.

 "Di dalamnya juga tertanam prinsip klasifikasi atlet disabilitas sebagai dasar untuk menciptakan kompetisi yang adil. Selain itu nilai inklusi dalam olahraga yang menjamin bahwa setiap individu memiliki hak dan kesempatan penuh untuk berpartisipasi, berlatih, dan berkompetisi," jelasnya.

Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan ini Sudartatik berharap pelatihan bisa menjadi bekal berharga bagi seluruh peserta. Terutama dalam upaya menjaring dan membina potensi luar biasa dari para penyandang disabilitas di DIY.

"Ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antar-lembaga adalah kunci dalam membangun ekosistem olahraga yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan," ucapnya.

Wakil Dekan FIKK UNY Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha Nawan Primasoni mengapresiasi kegiatan pelatihan ini. Sebab, melalui kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas tenaga teknis dalam menjaring dan membina talenta muda olahraga disabilitas, sekaligus mengembangkan ekosistem pembinaan yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan di DIY. "Sekali lagi kami mengapresiasi semoga kerja sama ini terus berlanjutan," bebernya.

Sementara Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY Sugeng Wahyudi menyebut, kegiatan ini penting dan berdampak ke pembinaan atlet. Mengingat proses regenerasi atlet disabilitas di DIY sejauh ini dinilai kurang bagus. "Kegiatan ini saya kira sangat baik. Saya harap olahraga disabilitas ke depan bisa lebih dikenal,"  tandasnya. (ayu/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#bibit atlet #Pelatihan Teknik Talent Identification #National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) #NPCI DIY #Atlet #UNY #DIY #penyandang disabilitas #Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) #atlet disabilitas