Rizky Wahyu/Radar Jogja
JOGJA - PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi merilis draf jadwal Super League 2025/2026 yang akan berlangsung Agustus nanti. Dalam jadwal yang beredar tertera PSIM Jogja akan bertanding melawan Persebaya Surabaya dan menjadi laga pembuka musim baru kasta tertinggi Liga Indonesia itu.
Sebelumnya sempat beredar kabar pada kompetisi musim 2025/2026 dibuka dengan laga Persib Bandung yang menjadi juara Liga 1 musim lalu melawan PSIM Jogja sebagai juara Liga 2 musim 2024/2025.
Namun, Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus secara tegas menyatakan tidak ada ketentuan atau keharusan pihaknya harus menggelar laga pembuka dengan selalu melibatkan juara liga utama melawan juara liga kedua. Akan tetapi pada musim sebelumnya, laga pembuka mempertemukan juara divisi utama dengan juara divisi kedua, yakni Persib yang menjadi juara Liga 1 2023/2024 melawan PSBS Biak yang merupakan juara Liga 2 2023/2024 silam.
Kompetisi Super League akan dimulai 8 Agustus dan berakhir akhir bulan Mei tahun depan. Pada laga pembuka itu, Laskar Mataram bakal melawat ke Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya untuk menantang sang tuan rumah Persebaya Surabaya.
Selain duel Bajul Ijo kontra PSIM Jogja, laga menarik lain juga akan tersaji di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, antara Persijap melawan Persib Bandung.
Sementara tim besar lain, Persija Jakarta bakal menjamu Madura United di Jakarta International Stadium pada Minggu (10/8) malam.
Menanggapi hal ini, Pelatih Kepala PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel mengaku sebenarnya tidak mengetahui tim Persebaya Surabaya itu seperti apa. Sehingga pelatih asal Belanda ini perlu menganalisis tim berjuluk Green Force itu terlebih dahulu.
"Saya perlu melihat permainannya, bagaimana dia main dan bagaimana strukturnya terlebih dahulu," ucap Selasa (8/7).
Selain itu, Jean-Paul juga menyatakan saat ini timnya belum melakukan persiapan sama sekali untuk menghadapi Persebaya nanti. Selain para pemain belum komplet, saat ini masih sangat jauh untuk melakukan persiapan menuju pertandingan.
"Ini masih minggu kedua kami latihan. Jadi itu masih sangat jauh untuk persiapan taktikal dan sebagainya," tandasnya. (ayu/laz)