Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Stadion Handayani di Gunungkidul Tak Standar, Venue Atletik Porda DIY Masih Tunggu Kejurda

Adib Lazwar Irkhami • Selasa, 10 Juni 2025 | 04:15 WIB

 

Ketua Umum KONI DIY KGPAA Paku Alam X saat meninjau venue Porda di Gunungkidul.
Ketua Umum KONI DIY KGPAA Paku Alam X saat meninjau venue Porda di Gunungkidul.

JOGJA - Pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII DIY 2025 pada 9-18 September mendatang masih menyisakan persoalan mengenai kesiapan venue yang akan digunakan.

Salah satu calon lokasi yang masih menunggu kepastian terkait kesiapan itu adalah lintasan atletik di Stadion Handayani. 

Wakil Ketua Umum I KONI DIY Rumpis Agus Sudarko menjelaskan, khusus untuk cabang olahraga (cabor) atletik saat ini KONI DIY masih menunggu rekomendasi dari Pengda Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) DIY. 

"Untuk atletik menunggu hasil Kejurda yang akan diselenggarakan di Stadion Handayani Juni ini," katanya di kantor KONI DIY, Senin (9/6/2025).

Diketahui, beberapa waktu lalu KONI DIY bersama perwakilan pengda cabor melaksanakan kunjungan di Gunungkidul untuk melihat calon venue Porda.

Dalam kunjungan itu, kondisi lintasan atletik di Stadion Handayani menjadi sorotan. Sebab, lintasan sintetis berbeda dengan Stadion Mandala Krida dan Stadion UNY, sehingga kesiapannya cukup dipertanyakan.

Lintasan atletik di Stadion Handayani memiliki lapisan karet sintetis, namun memiliki ketebalan berbeda dengan di Stadion Mandala Krida dan Stadion UNY.

Hal itu  dikhawatirkan jika menjadi venue perlombaan atletik nomor lari yang menggunakan sepatu khusus yang memiliki paku-paku kecil di bagian solnya  untuk memberikan traksi yang lebih kuat saat berlari cepat.

Kabid Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI DIY Wesley Heince Parera Tauntu membenarkan, hal itu menjadi permasalahan utama. Sehingga saat ini KONI DIY belum berani memutuskan.

"Kami belum bisa memastikan sebelum tes event. Kemarin dari hasil kunjungan, PASI baru akan memutuskan terkait rekomendasi ini setelah tes event," bebernya.

Meski begitu, KONI DIY tetep memikirkan beberapa alternatif agar perlombaan cabor atletik bisa berlangsung di dua tempat yakni di Gunungkidul dan di Jogja.

"Mungkin saja pelaksanaannya bisa jadi seperti panjat tebing. Perlombaannya agar maksimal dilaksanakan di dua tempat, bisa seperti itu," katanya.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Porda Gunungkidul Chairul Agus Mantara mengatakan, lintasan atletik di Stadion Handayani saat ini masih masuk dalam masa pemeliharaan dari pemenang proyek.

Sehingga masukan-masukan dari KONI DIY dan pengda cabor akan di perhatikan dan diaplikasikan pada lintasan itu.

"Kami berharap pengda cabor bisa memaklumi apa yang bisa disiapkan Gunungkidul di Porda kali ini," cetusnya. (ayu/laz)

 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Gunungkidul #stadion handayani #venue #KONI DIY #Porda DIY 2025 #Porda XVII 2025