Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Catat! BPO Disdikpora DIY Akan Gelar Peparpeda Mulai 11-12 Juni 2025: Siapkan Bibit Atlet Disabilitas Menuju Peparpenas 2025

Rizky Wahyu Arya Hutama • Selasa, 3 Juni 2025 | 05:05 WIB
BIKIN BANGGA: Paralimpian DIJ menyumbangkan medali emas dari cabor para bulutangkis, di ajang ASEAN Para Games (APG) XI Solo 2022.(ISTIMEWA)
BIKIN BANGGA: Paralimpian DIJ menyumbangkan medali emas dari cabor para bulutangkis, di ajang ASEAN Para Games (APG) XI Solo 2022.(ISTIMEWA)

JOGJA - Pekan paralimpik pelajar daerah (Peparpeda) 2025 kembali digelar pada 11-12 Juni mendatang oleh Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY.

Ajang ini untuk mempersiapkan atlet disabilitas menuju pekan paralimpiade pelajar nasional (Peparpenas) tahun ini.

Plt Kepala BPO Disdikpora DIY Sugeng Wahyudi membenarkan hal tersebut. Ajang Peparpeda tahun ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi olahraga pelajar disabilitas yang ada di DIY.

"Ini merupakan ajang untuk mencari bibit-bibit pelajar disabilitas berprestasi di wilayah DIY sebagai calon peserta pada Peparpenas 2025," katanya, Senin (2/6/2025).

Sugeng menjelaskan, ajang Peparpeda DIY ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan agar para atlet memiliki pengalaman mengikuti kejuaraan yang berkualitas.

Sehingga ke depan para atlet pelajar disabilitas di DIY dapat meraih prestasi secara optimal.

"Peparpeda tahun 2025 ini, kami mengangkat tema besar yakni, Wujudkan Kesetaraan, Talenta Olahraga Disabilitas Menginspirasi," bebernya.

Sementara, Kepala Seksi Olahraga BPO Disdikpora DIY Danang Agus Yuniarto menambahkan, tujuan pelaksanaan Peparpeda tahun ini juga dimaksudkan untuk melakukan pembudayaan olahraga khususnya bagi pelajar disabilitas, memacu dan memotivasi dalam rangka optimalisasi pembinaan dan pengembangan olahraga disabilitas meningkatkan rasa percaya diri, kesehatan, kebugaran, dan prestasi olahraga.

Untuk peserta Peparpeda kali ini, atlet-atlet yang diperkenankan ambil bagian adalah para pelajar disabilitas yang berasal dari sekolah luar biasa (SLB) atau sekolah umum atau sekolah penyelenggara pendidikan inklusi (SPPI).

Selain itu, para atlet pelajar tersebut harus merupakan siswa yang masih tercatat sebagai siswa aktif dalam tahun ajaran 2024-2025.

"Akan ada lima cabor yang ditandingkan, yakni para atletik, bocia, para bulutangkis, para tenis meja, dan para renang," tambahnya. (ayu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Peparpeda DIY #bpo disdikpora diy #Peparpenas 2025 #atlet disabilitas