Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Qonitah Target Boyong Medali Emas di Ajang Asian Para Games Nagoya 2026 dan Paralympic Los Angles 2028

Rizky Wahyu Arya Hutama • Kamis, 15 Mei 2025 | 05:10 WIB
Atlet disabilitas andalan DIY Qonitah Ikhtiar Syakuroh.
Atlet disabilitas andalan DIY Qonitah Ikhtiar Syakuroh.
 
JOGJA - Atlet disabilitas andalan DIY Qonitah Ikhtiar Syakuroh berambisi akan memboyong medali emas saat berlaga di ajang Asian Para Games Nagoya 2026 dan Paralympic Los Angles 2028 mendatang.
 
Sebab atlet asli Kulon Progo ini ingin bisa kembali mengharumkan nama Indonesia dan DIY di ajang internasional. 
 
"Pasti targetnya menyumbangkan medali emas," tegasnya kepada Radar Jogja, Rabu (14/5/2025).
 
Baca Juga: Pemprov DIJ Belum Perpanjang Kontrak Pengelolaan TKP ABA Jogja, Aktivitas Pedagang dan Juru Jukir Berpotensi Ilegal
 
Diketahui Qonitah Ikhtiar Syakuroh sendiri saat ini sedang menjalani Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) bersama National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Pusat di Surakarta, Jawa Tengah bersama dua atlet dari DIY yakni Teodora Audi Ayudia Ferelly,  Nurfendi dan satu pelatih yakni Imam Kunantoro.
 
Bersama tim Pelatnas saat ini Qonitah sendiri tengah fokus untuk terus menjalani program latihan.
 
Sebab atlet asal Kulon Progo ini tetap ingin memberikan yang terbaik untuk Indonesia dan DIY di ajang internasional yang akan ia jalani nanti. 
 
Baca Juga: Andalkan Cabang Olahraga Senam untuk Raih Emas di PON 2028: KONI DIY Minta Senam Perbanyak Even Pembibitan
 
"Ini baru dapat panggilan per 1 Mei kemarin, jadi saat ini masih fokus di latihan pagi. Karena bulan depan ada event lagi. Jadi saya fokus untuk latihan teknik dan fisik," cetusnya. 
 
Meski tengah fokus menjalani latihan, tapi diam-diam ternyata Qonitah sendiri sudah memetakan calon-calon lawan terberatnya di ajang Asian Para Games Nagoya 2026 dan Paralympic Los Angles 2028 mendatang.
 
Menurutnya pesaing terberatnya nanti berasal dari negara Cina dan Nigeria. 
 
Baca Juga: Pekerja Asing di Jogja Dipantau, Bakesbangpol Bentuk Tim Pemantauan Orang Asing Sasar Usaha Kuliner: Siapkan Edukasi ke Pelaku Usaha
 
Meski begitu, Qonitah sendiri tetap tidak akan ciut lalu pesimis. Malahan hal tersebut menjadi motivasi baginya untuk bisa terus optimistis memberikan hasil terbaik untuk Indonesia. 
 
"Saya tetap optimis, dan pasti saya akan memberikan yang terbaik," tegasnya. (ayu)
Editor : Winda Atika Ira Puspita
#medali emas #Asian Para Games Nagoya 2026 #pelatnas #Paralympic Los Angles 2028 #atlet disabilitas #Ajang Internasional