JOGJA - Atlet disabilitas andalan DIY Qonitah Ikhtiar Syakuroh berambisi akan memboyong medali emas saat berlaga di ajang Asian Para Games Nagoya 2026 dan Paralympic Los Angles 2028 mendatang.
Sebab atlet asli Kulon Progo ini ingin bisa kembali mengharumkan nama Indonesia dan DIY di ajang internasional.
"Pasti targetnya menyumbangkan medali emas," tegasnya kepada Radar Jogja, Rabu (14/5/2025).
Diketahui Qonitah Ikhtiar Syakuroh sendiri saat ini sedang menjalani Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) bersama National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Pusat di Surakarta, Jawa Tengah bersama dua atlet dari DIY yakni Teodora Audi Ayudia Ferelly, Nurfendi dan satu pelatih yakni Imam Kunantoro.
Bersama tim Pelatnas saat ini Qonitah sendiri tengah fokus untuk terus menjalani program latihan.
Sebab atlet asal Kulon Progo ini tetap ingin memberikan yang terbaik untuk Indonesia dan DIY di ajang internasional yang akan ia jalani nanti.
"Ini baru dapat panggilan per 1 Mei kemarin, jadi saat ini masih fokus di latihan pagi. Karena bulan depan ada event lagi. Jadi saya fokus untuk latihan teknik dan fisik," cetusnya.
Meski tengah fokus menjalani latihan, tapi diam-diam ternyata Qonitah sendiri sudah memetakan calon-calon lawan terberatnya di ajang Asian Para Games Nagoya 2026 dan Paralympic Los Angles 2028 mendatang.
Menurutnya pesaing terberatnya nanti berasal dari negara Cina dan Nigeria.
Meski begitu, Qonitah sendiri tetap tidak akan ciut lalu pesimis. Malahan hal tersebut menjadi motivasi baginya untuk bisa terus optimistis memberikan hasil terbaik untuk Indonesia.
"Saya tetap optimis, dan pasti saya akan memberikan yang terbaik," tegasnya. (ayu)