Para pengurus NPCI DIY saat melakukan rapat persiapan Peparda 2025.
JOGJA - Persiapan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) DIY 2025 terus menunjukkan geliatnya. National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DIY masih terus berupaya mematangkan berbagai aspek, termasuk penetapan venue pertandingan.
Gunungkidul, yang didapuk menjadi tuan rumah Peparda 2025, menjadi prioritas utama dari NPCI DIY sebagai lokasi sentral penyelenggaraan. Hal ini sejalan dengan semangat untuk menghargai kesiapan daerah tersebut.
"Sementara kami akan menggunakan venue yang berada di Gunungkidul yang sebagai tuan rumah," kata Ketua Panitia Pelaksana Peparda 2025 NPCI DIY Hamid Anwar, Rabu (14/5/2025).
Untuk memastikan venue tersebut dalam waktu dekat ini jajaran NCPI DIY berencana untuk melakukan kunjungan ke Gunungkidul dengan sejumlah cabor dan panitia pelaksana.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengecek sarana-prasarana dari beberapa venue tersebut.
"Secara semangat semaksimal mungkin akan di Gunungkidul karena tuan rumah ya. Namun ada pertimbangan-pertimbangan teknis masalah keamanan dan segalanya kemungkinan ada beberapa cabor bisa mengambil venue di luar," lanjut Hamid.
Meskipun demikian, keputusan final mengenai lokasi pertandingan di luar Gunungkidul itu belum dapat dipastikan dalam waktu dekat.
Sebab NPCI DIY tetap akan melakukan diskusi lebih lanjut dengan pihak terkait di Gunungkidul.
"Proses koordinasi masih terus berlangsung. Artinya ini sudah mepet karena Peparda tinggal dua bulan setengah lagi dan ini terus berjalan agar maksimal," lontar Hamid.
Secara pribadi, Hamid sendiri sangat berharap supaya seluruh cabang olahraga (cabor) dapat bertanding dan terpusat di Gunungkidul.
Sebab hal itu sangat penting untuk kelancaran penyelenggaraan Peparda 2025 secara keseluruhan dan juga sebagai pendorong bagi pemerintah daerah setempat untuk segera membenahi fasilitas yang mungkin belum memenuhi standar keamanan dan kelayakan.
"Kalau seandainya tidak tercapai jangan dipaksakan, karena Jogja luas dan beberapa cabor bisa menggunakan daerah lain," tegasnya. (ayu)