JOGJA - Olahraga padel mulai digandrungi kalangan anak muda beberapa tahun terakhir. Seperti di Jogjakarta, Beni Mustofa, 25, tak mau ketinggalan untuk mencobanya.
Beni mengaku, mulai mencoba padel sejak satu hingga dua tahun terakhir. Alasannya hanya karena olahraga ini belum familiar di Indonesia. “Jadi tertarik coba,” ungkapnya.
Hanya saja, Beni tidak rutin memainkannya. Sebab untuk bermain padel, harus dilakukan berpasangan atau dengan pemain ganda. Pun untuk lokasi, harus menggunakan lapangan khusus. “Lapangan lebih kecil (dibandingkan dengan lapangan tenis, Red),” sebutnya.
Khusus lapangan padel di Jogja, lanjutnya, baru ada beberapa titik. Biaya sewa yang ditawarkan per jam mencapai ratusan ribu rupiah. “Tapi worth it, bayarnya patungan,” lanjutnya.
Disinggung soal teknik bermain padel dengan tenis, Beni menyebut ada hal yang berbeda. Khsusunya soal cara berdiri dan memukul bola saat servis. Untuk padel, servis dilakukan underhand atau dari bawah. Sementara tenis overhaead atau dari atas. (eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita