SLEMAN - Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Sleman telah menetapkan sejumlah program unggulan seperti menyelenggarakan kejuaraan usia dini atau pelajar untuk menarik minat pelajar pada olahraga ini di tahun 2025 ini. Sebab Pengkab PSTI ingin ke depan ada atlet-atlet potensial yang akan muncul di Kabupaten Sleman.
Ketua Umum PSTI Sleman Mulyanta menjelaskan, kejuaraan usia dini atau pelajar itu sangat dibutuhkan untuk mendorong munculnya bibit-bibit baru, sekaligus mempopulerkan sepak takraw pada masyarakat luas.
"Kami juga ingin aktif dalam mengikuti kejuaraan di level daerah maupun nasional untuk melihat lebih jauh perkembangan hasil latihan kami," ujarnya, Jumat (21/3).
Selain ingin memunculkan bibit-bibit atlet baru, yang tak kalah penting, PSTI Sleman juga berupaya merealisasikan target meraih minimal dua medali emas pada ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII DIJ 2025 yang berlangsung September mendatang di Gunungkidul. Sehingga saat ini program Puslatkab untuk para atlet juga masih terus berjalan.
"Tahun ini, tahun Porda. Sehingga kami juga berupaya memaksimalkan program Puslatkab. Kami harap bisa merealisakan target di Porda nanti," tutur Mulyanta.
Hingga September mendatang, Mulyanta membeberkan jika Pengkab PSTI Sleman sudah merencanakan try out sebanyak tiga kali. Dua kali pertandingan di level daerah, sedang satu kali di level nasional untuk mematangkan tim.
Di mana try out itu dilakukan dengan harapan para atlet bisa semakin matang untuk mencapai target yang telah di canangkan dalam Porda 2025 mendatang. "Semoga kami bisa meraih hasil terbaik di Porda nanti," tandas Mulyanta. (ayu).
Editor : Heru Pratomo