Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gemuruh di Stadion Mandala Krida Rayakan Lolosnya PSIM Jogja ke Liga 1, Suporter Juga Pesta Pora di Tugu Pal Putih Jogja

Adib Lazwar Irkhami • Selasa, 18 Februari 2025 | 04:21 WIB

 

Suporter PSIM Jogja memadati kawasan Tugu Pal Putih untuk merayakan kemenangan tim kesayangannya Senin (17/2/2025) petang
Suporter PSIM Jogja memadati kawasan Tugu Pal Putih untuk merayakan kemenangan tim kesayangannya Senin (17/2/2025) petang

JOGJA - Sorak sorai dan tangis para suporter pecah usai PSIM Jogja menang atas PSPS Pekanbaru dengan skor 2-1 di laga pamungkas Grup X babak 8 besar Liga 2 musim 2024/2025, di Stadion Mandala Krida Jogja Senin (17/2/2025).

Penantian panjang hampir 20 tahun dari suporter akhirnya terbayarkan di musim ini. Sekjen Brajamusti Nico Angga mengaku terharu dan bersyukur atas lolosnya PSIM ke Liga 1 di musim ini. "Terharu dan senang. Kami memang dari kemarin sudah nangis-nangis," ungkapnya.

Menurut Nico, kemenangan dan lolosnya ke Liga 1  ini merupakan suatu hal yang sangat ditunggu-tunggu semua pihak. "Ini hal istimewa. Daya tampung kami di luar stadion juga banyak rekan-rekan yang mendukung,"  lontarnya.

Atas lolosnya ini, sebagai perwakilan dari para suporter Nico pun berharap PSIM Jogja bisa terus berjaya di Liga 1 mendatang. "Semoga nanti tetap di Liga 1 dan harapannya PSIM membawa nama baik dan juara di Liga 1," tandasnya.

Gemuruhnya suasana di Stadion Mandala Krida pascakemenangan atas PSPS Pekanbaru dan otomatis lolosnya PSIM ke Liga 1, berlanjut keluar venue pertandingan. Suporter pun langsung pesta pora keliling kota. Suara klakson dan  bel pun bersahutan di mana-mana.

Menurut pantauan Radar Jogja, usai merayakan kemenangan di Stadion Mandala Krida, para suporter berkumpul di area parkiran stadion. Setelah itu, ribuan suporter berkonvoi menuju Tugu Pal Putih Jogja yang menjadi logo PSIM Jogja.

ribuan suporter berkonvoi menuju Tugu Pal Putih Jogja yang menjadi logo PSIM Jogja Senin (17/2/2025) petang
ribuan suporter berkonvoi menuju Tugu Pal Putih Jogja yang menjadi logo PSIM Jogja Senin (17/2/2025) petang

Kebahagiaan pecah di area Tugu Pal Putih. Para suporter merayakan dengan nyanyian serta kembang api. Tentu kebahagiaan suporter tumpah ruah mengingat PSIM mengakhiri penantian 18 tahun berkompetisi di Liga 2.

Laskar Mataram diketahui terakhir kali tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu pada 2008 silam. Saat itu masih bernama Divisi II dan Divisi I.

Salah seorang suporter Andri yang turut merayakan kemenangan di Tugu Jogja mengaku terharu bisa merayakan PSIM naik kasta. Di momen ini, pria berusia 34 tahun ini tak kuasa menyembunyikan kebahagiaannya.

"Dari saya duduk di bangku SMK, sampai saya menikah, sampai saya punya anak dua, akhirnya alhamdulillah, Liga 1," katanya.

Andri yang menonton langsung pertandingan PSIM melawan PSPS Pekanbaru di  Stadion Mandala Krida, mengaku sangat yakin timnya pasti menang. Sehingga ia beserta rombongan meninggalkan stadion pada menit ke-75 demi lebih dulu tiba di kawasan Tugu Pal Putih.

"Harapannya nggak muluk-muluk, yang penting masih bisa bertahan di Liga 1 musim berikutnya," lontar warga Jetis, Kota Jogja, itu.

Suporter lain, Gusta Reza juga mengaku sangat senang bisa merayakan kemenangan PSIM di musim ini. Harapannya, tim kebanggaan masyarakat Jogja ini terus berjaya di Liga 1. "Pokoknya harus menang dan juara terus," harapnya. (ayu/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#kasta tertinggi #menang #psps pekanbaru #PSIM #Grup X #sepak bola indonesia #Suporter #Tugu Pal Putih Jogja #stadion Estadio de La Ceramica #Stadion Mandala Krida Jogja #kemenangan #tugu jogja #pesta pora #sorak sorai #tangis #Liga 2 #Liga 1 #PSIM Jogja