PEKANBARU- PSIM Jogja berhasil memuncaki klasemen Grup X babak delapan besar Liga 2 musim 2024/2025. Kepastian tersebut didapat usai tim yang berjuluk Laskar Mataram ini mengalahkan PSPS Pekanbaru dengan skor 1-0 di Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu (26/1) sore.
Atas kemenangan itu saat ini PSIM Jogja berhasil bertengger di puncak klasemen sementara Grup X dengan mengantongi enam poin dari dua laga yang telah di mainkan. Sementara PSPS Pekanbaru turu di peringkat kedua dengan raihan tiga poin, di susul Persiraja Banda Aceh yang berada di posisi ketiga dengan juga meraih tiga poin.
Caretaker tim PSIM Jogja Erwan Hendarwanto mengaku sangat bersyukur atas kemenangan yang berhasil diraih oleh anak-anak Jogja di laga kali ini. Sebab menurutnya kemenangan ini di luar ekspektasi dari tim."Pemain luar bisa tentu ini rezeki dari yang di atas," ucapnya usai pertandingan.
Meski berhasil memuncaki klasemen, tapi Erwan mengaku posisi PSIM Jogja terbilang masih belum aman. Mengingat kompetisi babak delapan besar ini juga baru di mulai.Erwan pun berharap setelah ini para pemain Laskar Mataram tidak terlena. Karena perjalanan tim masih panjang dan banyak rintangan sangat berat yang harus dilalui. "Pesan buat teman-teman pemain bahwa hasil ini kami sykuri, tapi tidak boleh berlebihan. Kami harus siapkan untuk match selanjutnya," ujarnya.
Pemain tengah PSIM Jogja Adittia Gigis menjelaskan, pada laga kontra PSPS Pekanbaru Riau ini para pemain bisa menjalankan skema yang dibuat oleh tim pelatih. Sehingga Laskar Mataram bisa memenangkan laga kali ini."Memang sudah ada di latihan semua buat laga tadi," tegasnya.
Tak lupa Gigis pun juga turut bersyukur atas kemenangan yang berhasil diraih oleh PSIM Jogja pada laga kali ini. Artinya para pemain bisa membuktikan bahwa bermain tandang tidak perlu bertahan."Kami bermain menyerang, lepas dan alhamdulillah bisa menang," lontarnya.
Pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso meminta maaf kepada para suporter tim Askar Bertuah julukan PSPS Pekanbaru karena di laga ini belum bisa mempersembahkan kemenangan. Ke depan mantan pelatih tim nasional (Timnas) Indonesia ini berjanji akan memberikan hasil yang terbaik buat tim."Kami akan berusaha maksimal untuk bisa meraih hasil terbaik untuk pertandingan besok," tuturnya.
Baca Juga: PSIM Jogja Tandang ke Pekanbaru, Tantangan bagi Omid Popalzay, tanpa Arlyansyah Abdulmanan
Salah satu pemain PSPS Pekanbaru Asir Aziz mengaku atas kekalahan ini para pemain sudah berjanji akan lebih bekerja keras lagi untuk bisa memenangkan laga-laga selanjutnya di babak delapan besar Liga 2 musim 2024/2025 ini.
Laga antara PSIM Jogja melawan PSPS Pekanbaru ini sebenarnya berjalan sangat menarik. Sejak awal babak pertama, tim Askar Bertuah sempat menguasai pertandingan. Namun perlahan, tim Laskar Mataram mulai percaya diri dengan beberapa melakukan serangan balik.
Dari statistik pertandingan, pada babak pertama PSIM Jogja bisa sedikit lebih mendominasi permainan ketimbang tuan rumah PSPS Pekanbaru di laga ini. Tapi sayang di babak pertama ini tidak ada satu gol pun yang bersarang dari kedua tim.
Pada babak kedua, PSIM Jogja masih sedikit mendominasi permainan. Namun PSPS Pekanbaru yang bermain di hadapan ribuan pendukungnya tidak mau kalah dan mencoba terus menggempur pertahanan Laskar Mataram.
Kedua tim tampak saling jual beli serangan. Akan tetapi petaka PSPS Pekanbaru hadir di menit ke-85, striker asing PSIM Jogja Rafael de Sa Rodrigues atau yang akrab disapa Rafinha yang masuk menggantikan Irvan Mofu berhasil membobol gawang tim Askar Bertuah.
Memanfaatkan umpan tendangan bebas dari Yudha Alkanza. Striker asal Brasil itu berhasil membawa keunggulan untuk PSIM Jogja di pengunjung laga dan berhasil membawa Laskar Mataram menang 1-0 atas PSPS Pekanbaru di laga kali ini. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin